Kasus Halalkan Darah Warga Muhammadiyah, Rektor UMJ Minta Thomas Djamaluddin juga Diperiksa

Indonesia Berita Berita

Kasus Halalkan Darah Warga Muhammadiyah, Rektor UMJ Minta Thomas Djamaluddin juga Diperiksa
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 VIVAcoid
  • ⏱ Reading Time:
  • 42 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 20%
  • Publisher: 90%

Kasus halalkan darah warga Muhammadiyah, peneliti senior BRIN, Thomas Djamaluddin diminta juga untuk diperiksa dalam kasus serupa. Itu disampaikan Rektor UMJ Ma'mun Murod

Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional , Andi Pangerang Hasanuddin. Penangkapan Andi Pangerang dilakukan terkait pernyataannya di media sosial yang mengancam akan membunuh warga Muhammadiyah.

Sebelumnya, Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional , Andi Pangerang Hasanudin minta maaf atas komentarnya di Facebook yang mengancam akan membunuh warga Muhammadiyah beberapa waktu lalu. Dia meminta maaf kepada seluruh warga dan pimpinan pusat Muhammadiyah. “Komentar tersebut dikarenakan rasa emosi dan ketidakbijaksanaan saya saat melihat akun Thomas Djamaluddin diserang oleh sejumlah pihak," jelasnya.

Peneliti senior Badan Riset dan Inovasi Nasional Profesor Thomas Djamaluddin meminta maaf kepada warga Muhammadiyah atas kritiknya terhadap kriteria wujudul hilal yang digunakan Muhammadiyah dalam menentukan awal Syawal atau Idul Fitri 1444 Hijriah. Ia menegaskan tak ada kebencian atau kedengkian pada Muhammadiyah. Mantan Kepala LAPAN itu justru memuji Muhammadiyah sebagai aset bangsa yang luar biasa.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

VIVAcoid /  🏆 3. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Rektor UMJ Diperiksa soal Halalkan Darah Warga MuhammadiyahRektor UMJ Diperiksa soal Halalkan Darah Warga MuhammadiyahBareskrim Polri menangkap Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Andi Pangerang Hasanuddin, terkait ancaman pembunuhan warga Muhammadiyah.
Baca lebih lajut »

Rektor UMJ: Andi Pangerang Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah karena Terpancing Provokasi Prof. ThomasRektor UMJ: Andi Pangerang Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah karena Terpancing Provokasi Prof. ThomasKasus ujaran kebencian bermuatan SARA yang disampaikan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN terhadap warga Muhammadiyah masih terus bergulir.
Baca lebih lajut »

Rektor UMJ: Unggahan Thomas Djamaluddin dan Komentar AP Hasanuddin Persoalan Serius |Republika OnlineRektor UMJ: Unggahan Thomas Djamaluddin dan Komentar AP Hasanuddin Persoalan Serius |Republika OnlineRektor UMJ sebut unggahan Thomas Djamaluddin dan AP Hasanuddin jadi persoalan serius.
Baca lebih lajut »

Hari Ini Penyidik Mabes Polri Bakal Periksa Saksi Kasus Ujaran Kebencian terhadap Warga MuhammadiyahHari Ini Penyidik Mabes Polri Bakal Periksa Saksi Kasus Ujaran Kebencian terhadap Warga MuhammadiyahAda informasi terbaru (update) terkait kasus ujaran kebencian dan ancaman pembunuhan terhadap warga Muhammadiyah yang ditangani Dittipidsiber Bareskrim Polri
Baca lebih lajut »

Tiga Kader Muhammadiyah Diperiksa dalam Kasus AP Hasanuddin |Republika OnlineTiga Kader Muhammadiyah Diperiksa dalam Kasus AP Hasanuddin |Republika OnlinePolisi memeriksa tiga kader Muhammadiyah sebagai saksi dalam kasus AP Hasanuddin.
Baca lebih lajut »

Kasus Ujaran Kebencian AP Hasanuddin, Bareskrim Periksa Saksi dari MuhammadiyahBareskrim Polri meminta keterangan saksi dari pihak Muhammadiyah terkait kasus ujaran kebencian yang dilakukan AP Hasanuddin.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 16:19:01