Terkait kasus diabetes anak, Menkes Budi meminta kalangan orang tua untuk menjaga asupan dengan mengurangi makanan yang terlalu manis.
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin buka suara terkait kenaikan kasus diabetes yang menimpa anak-anak usia 0-14 tahun di Indonesia.
Advertisement "Jadi jangan makan banyak manis-manis. Kedua, banyak gerak, bisa jalan, bisa lari dan seterusnya 30 menit sehari, lima hari dalam seminggu. Juga diukur kadar Hb A1c itu supaya tidak diabetes,” kata Menkes Budi di RS Dharmais, Jakarta, Jumat .IDAI Sebut Kasus Diabetes Anak Naik Drastis Sejak 2010 Selain menjaga pola makan, Budi terus mengingatkan kepada masyarakat untuk aktif berolahraga fisik minimal 30 menit sehari selama lima hari per minggu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kasus Diabetes Anak Meningkat 70 Kali Lipat, Menkes: Jangan Banyak Makan yang Manis-manis!Budi lantas mewanti-wanti diabetes bisa memicu penyakit katastropik lain, seperti jantung, stroke, dan gagal ginjal, bila tidak diobati secara tepat.
Baca lebih lajut »
Kasus Diabetes Anak Meningkat 70 Kali Lipat, Menkes: Kalau Tak Ditangani, Bisa Stroke dan Sakit JantungBudi menyebut, diabetes merupakan ibu dari segala penyakit (mother of all diseases) karena bisa memicu penyakit kronis lainnya.
Baca lebih lajut »
IDAI Sebut Kasus Diabetes Anak Naik Drastis Sejak 2010Berdasarkan kategori jenis kelamin, anak perempuan memiliki risiko terkena diabetes melitus yang lebih tinggi ketimbang anak laki-laki
Baca lebih lajut »
Kasus Diabetes Anak Meningkat 70 Kali Lipat, Kenali GejalanyaDiabetes pada anak
Baca lebih lajut »
Diabetes Banyak Menyerang Anak-anakData IDAI menyatakan kelompok usia 10-14 tahun menempati persentase terbanyak anak dengan diabetes, yakni 46 persen. Di bawahnya, anak usia 5-9 tahun sebanyak 31 persen, usia 0-4 tahun sebanyak 19 persen, dan di atas 14 tahun sebanyak 13 persen.KoranTempo
Baca lebih lajut »