Karhutla dan Corona Ancaman Ganda Indonesia, Begini Analisis Dampaknya

Indonesia Berita Berita

Karhutla dan Corona Ancaman Ganda Indonesia, Begini Analisis Dampaknya
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 61 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 28%
  • Publisher: 68%

Kepala BNPB melihat pandemi Covid-19 dan karhutla sebagai ancaman ganda yang berpotensi menyerang orang-orang yang sangat rentan.

Disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana , Doni Monardo; BNPB melihat pandemi Covid-19 dan karhutla sebagai ancaman ganda yang berpotensi menyerang orang-orang yang sangat rentan.

Terutama para lansia dan juga penderita penyakit penyerta atau komorbid seperti hipertensi, diabetes, jantung dan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas . "Menghadapi karhutla tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena kita menghadapi pandemi Covid-19 juga," kata Doni dalam Katadata Forum Virtual Series bertajuk AncamanOleh sebab itu, Doni menegaskan bahwa perlu ada upaya yang lebih seirus dan lebih optimal lagi untuk menyampaikan ke seluruh lapisan masyarakat agar mencegah terjadinya karhutla.

Melihat kondisi potensi karhutla di tengah pandemi Covid-19, Yayasan Madani Berkelanjutan melakukan analisis mengenai pemetaan Area Rawan Terbakar dan Area Potensi Terbakar . Direktur Eksekutif Yayasan Madani Berkelanjutan, Muhammad Teguh Teguh Surya menjelaskan bahwa data yang dikumpulkan dan diolah ini kemudian disilangkan dengan data Indeks Kewaspadaan Provinsi dari Kawal Covid-19 untuk memetakan besaran ancaman karhutla dan Covid-19 di berbagai daerah.Adapun temuan Madani dalam analisis yang dilakukan, terdapat empat provinsi di Indonesia yang memiliki kerentanan karhutla tertinggi tahun ini, sekaligus juga memiliki kewaspadaan kasus Covid-19 yang tinggi.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

MPR Ingatkan Jokowi Soal Ancaman Krisis Pangan Akibat CoronaMPR Ingatkan Jokowi Soal Ancaman Krisis Pangan Akibat CoronaKetua MPR Bambang Soesatyo mengatakan di masa covid-19, setiap negara akan merancang politik pangan untuk kepentingan mereka sendiri. Pemerintah perlu siap.
Baca lebih lajut »

Puan Ingatkan Jokowi Ancaman Serius Corona ke Ekonomi RIPuan Ingatkan Jokowi Ancaman Serius Corona ke Ekonomi RIKetua DPR Puan Maharani mengingatkan Presiden Jokowi terkait ancaman keselamatan rakyat, perekonomian negara dan rumah tangga akibat corona.
Baca lebih lajut »

Update Virus Corona Dunia 13 Agustus: 20,7 Juta Orang Terinfeksi | Lockdown di Selandia BaruUpdate Virus Corona Dunia 13 Agustus: 20,7 Juta Orang Terinfeksi | Lockdown di Selandia BaruBerikut berbagai update seputar virus corona di berbagai belahan dunia 13 Agustus 2020. Virus corona setidaknya telah menginfeksi 20,7 orang di dunia.
Baca lebih lajut »

Ratusan Orang Tewas Gegara Informasi Keliru Terkait Virus CoronaRatusan Orang Tewas Gegara Informasi Keliru Terkait Virus CoronaSedikitnya 800 orang meninggal di seluruh dunia disebabkan kekeliruan informasi (misinformation) terkait dengan virus corona pada tiga bulan pertama tahun ini, kata para peneliti. Simak penjelasannya: VirusCorona
Baca lebih lajut »

Gara-Gara Hoaks Virus Corona, 63 Orang di Provinsi Ini Meninggal DuniaGara-Gara Hoaks Virus Corona, 63 Orang di Provinsi Ini Meninggal DuniaAda postingan yang viral yang menyebut kalau dokter di Parbhani salah mendiagnosis penyakit pasien, organ dalam dicuri, disuntik racun, hingga dokter membunuh pasien yang positif virus corona.
Baca lebih lajut »

Ini Orang Pertama di RI yang Bakal Dapat Vaksin CoronaIni Orang Pertama di RI yang Bakal Dapat Vaksin CoronaJika lolos uji klinis, vaksin Corona buatan Sinovac ditargetkan bisa diproduksi 2021. Siapa yang bakal pertama mendapatkan kesempatan menerima vaksin tersebut? via detikfinance
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-06 23:55:47