Di tengah ancaman resesi global tahun depan, pemerintah tengah semringah.
"Sekarang dengan kita menyetop ekspor nikel, nilai tambahan sampai dengan 2021 sudah mencapai US$ 20,9 miliar. Di tahun 2017-2018 itu hanya US$ 3,3 miliar," ungkap dia, dikutip Sabtu .
Untuk mengulang kesuksesan dari hilirisasi nikel itu, pemerintah juga bertekad akan melakukan hilirisasi di sektor timah. Seiring dengan hal itu, ke depan ekspor timah akan dilarang. Menteri Bahlil menyebutkan, hilirisasi terhadap nilai timah akan memberikan nilai positif bagi pembangunan nasional. Apalagi, Indonesia merupakan penghasil timah terbesar nomor ke-2 dunia setelah China."Sekarang hilirisasi timah baru 5%. Sudah begitu harganya dikendalikan oleh negara yang bukan penghasil timah. Kita menyetop ekspor timah untuk memberikan nilai tambah," ungkap Bahlil.
Namun Bahlil belum bisa menyebutkan kapan ekspor timah akan dilarang. Namun yang jelas, hilirisasi timah berbeda dengan nikel di mana, investasi dalam hilirisasi paling besar dalam hilirisasi timah membutuhkan Rp 1 triliunan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kaspersky: 356.786 Phishing Ancam Sektor Keuangan DuniaKaspersky menyebut sebanyak 356.786 phishing mengancam sektor keuangan pada periode semester I/2022.
Baca lebih lajut »
FIFA Ancam Tunisia Mundur dari Piala Dunia 2022Timnas Tunisia mendapatkan ancaman didepak dari Piala Dunia 2022.
Baca lebih lajut »
FIFA Ancam Coret Tunisia Dari Piala Dunia 2022, Apa Sebabnya? | Goal.com IndonesiaFIFA menduga menpora Tunisia bermaksud membubarkan PSSI-nya mereka dan itu diartikan sebagai bentuk intervensi pihak ketiga! 🧐 KLIK 👇 WorldCup
Baca lebih lajut »
Jokowi Full Senyum, Dapat 'Durian Runtuh' Rp 326 TriliunDi tengah ancaman resesi global tahun depan, pemerintah tengah semringah.
Baca lebih lajut »