Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) berhati-hati memilih menteri untuk kabinetnya.
berhati-hati memilih menteri untuk kabinetnya. Jokowi dinilainya perlu meminta pertimbangan PPATK, KPK, dan BPK sebelum menentukan calon pembantunya di kabinet mendatang.
"Saya kira wajib itu mendengarkan masukan dari lembaga itu. Biar Pak Jokowi tidak terjebak oleh perilaku masa lalu. Sebab, dia harus bertanggung jawab karena menteri bawahannya sehingga aktivitas dia jadi terkuras ke urusan masa lalu bawahannya yang terpilih. Saya kira wajib dia mendengarkan semua kalangan," ujar Sunanto di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Aliansi Relawan Jokowi Siap Kawal Pelantikan JokowiARJ dan seluruh elemen masyarakat lainnya berkomitmen untuk menjaga situasi dan kondisi keamanan jelang acara pelantikan.
Baca lebih lajut »
Survei LSI: Perppu KPK Jalan Keluar dari Publik untuk JokowiHasil survei LSI menyatakan tingkat kepercayaan publik untuk DPR hanya 40 persen, dan pengesahan revisi UU KPK pemicu demonstrasi.
Baca lebih lajut »
Publik Yakin Demo Mahasiswa Bukan untuk Gagalkan Pelantikan JokowiHasil survei LSI menunjukkan bahwa publik menilai aksi demonstrasi mahasiswa tidak bertujuan menggagalkan pelantikan Jokowi. PelantikanJokowi
Baca lebih lajut »
Malam Ngeri untuk Ninoy Karundeng Relawan JokowiRelawan Jokowi, Ninoy Karundeng, mengalami pengalaman yang tidak mengenakkan. Dia diduga dipukuli dan diinterogasi terkait pandangan politiknya.
Baca lebih lajut »
Ramai Dukungan untuk Perppu KPK, Tunggu Apalagi, Pak Jokowi?Dorongan ke Presiden Jokowi untuk menerbitkan Perppu KPK terus bergulir. Kapan Jokowi akan eksekusi?
Baca lebih lajut »
ICW Usul Penghargaan Antikorupsi untuk Jokowi DicabutIndonesia Corruption Watch mengusulkan agar penghargaan Bung Hatta Anticorruption Award untuk Presiden Joko Widodo dicabut
Baca lebih lajut »