Pandemi membawa ancaman pada dua hal sekaligus: kesehatan dan ekonomi. Apa yang harus dilakukan pemerintahan Jokowi?
Presiden Joko Widodo pada Kamis pagi, bertolak menuju Jawa Timur. Ini adalah pertama kalinya Jokowi melakukan kunjungan kerja di masa new normal atau tatanan baru pandemi virus corona Covid-19."Ketika zaman mentor kita Pak SBY selama 10 tahun, ekonomi kita meroket, APBN kita meningkat, utang dan defisit kita terjaga. Pendapatan rakyat naik dan lain-lain. Termasuk tentang persentase tingkat kemiskinan dan pengangguran.
Anak mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang selama ini dikenal ‘anteng’ ini menyebut, ekonomi Indonesia di bawah pemerintahan ayahnya jauh lebih baik di banding saat ini. Kritik juga datang dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon. Ia menilai, kinerja pemerintah lamban dan salah resep dalam mencegah dampak pandemiPasalnya, PDB Indonesia pada kuartal II minus sebesar 5,32 persen. Angka ini jauh lebih buruk dari ekspektasi pemerintah yang memperkirakan hanya minus 4,3-4,8 persen.Kini, sebut dia, ada dua masalah yang sedang dihadapi pemerintah, yakni pandemi dan resesi ekonomi.Semua berawal dari laporan Badan Pusat Statistik .
Angka ini memperparah kondisi ekonomi kita. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2020 hanya mencapai 2,97 persen. Angka itu jauh dari target kuartal I yang diharapkan mencapai kisaran 4,5-4,6 persen. Pemerintah menyebut, pertumbuhan ekonomi di kuartal I jauh dari harapan karena terdampak berbagai kebijakan terkait penanganan
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pidato di KLB Gerindra, Jokowi Bicara Kondisi Ekonomi Saat Pandemi CoronaPresiden Jokowi memberikan sambutan di KLB Gerindra. Secara virtual, Jokowi bicara soal pertumbuhan ekonomi Indonesia yang minus akibat pandemi Corona. Seperti apa? Jokowi Gerindra
Baca lebih lajut »
215 Negara Tak Siap Hadapi Pandemi, Jokowi: Kita Harus Atasi Persoalan dengan Kemampuan Sendiri - Tribunnews.comJokowi menyinggung 215 negara di dunia termasuk Indonesia tidak siap menghadapi pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Jokowi Ajak Kader Gerindra Bantu Negara Tangani Dampak Pandemi Covid-19Jokowi mengajar kader Partai Gerindra membantu pemerintah menangani dampak akibat pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Kongres Luar Biasa Gerindra, Jokowi Singgung Jurang ResesiJokowi berpidato secara daring di Kongres Luar Biasa Gerindra, menyinggung ancaman jurang resesi akibat pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Resesi di Depan Mata, Ini Pesan Sandiaga buat JokowiPengusaha nasional Sandiaga Salahudin Uno menilai Indonesia saat ini tengah dihantui resesi ekonomi. Ini sarannya buat pemerintah: Resesi SandiagaUno via detikfinance
Baca lebih lajut »