JK mengaku kecewa dengan tertangkapnya kembali Bupati Kudus, Muhammad Tamzil, dalam kasus korupsi.
TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK mengakui korupsi masih menjadi masalah utama di negeri ini.'Kita belum berhasil. Semua institusi kita, pemerintah, KPK, belum berhasil betul untuk menelan atau menyelesaikan masalah-masalah korupsi ini dan ternyata orang pejabat yang belum insyaf,' kata JK saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 30 Juli 2019.
'Kalau memang hukum dua kali lebih berat ya . Tapi tidak bisa langsung hukuman mati dengan hanya Rp 250 juta. Bukan di situ,' kata JK.Tamzil ditetapkan oleh KPK menjadi tersangka penerima suap jual-beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. KPK menyangka Tamzil menerima suap Rp 250 juta dari pelaksana tugas Sekretaris Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kudus, Akhmad Sofyan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kasus Bupati Kudus, JK Akui Pemerintah Gagal Berantas KorupsiKasus korupsi Bupati Kudus Muhammad Tamzil, menurut JK membuktikan bahwa pemerintah belum berhasil memberantas korupsi.
Baca lebih lajut »
KPK Pertimbangkan Hukuman Mati Bupati KudusBupati Kudus M Tamzil mengelak perintahkan stafsus cari uang cicilan mobil.
Baca lebih lajut »
KPK Temukan Permainan Tarif Jabatan di Kasus Bupati KudusMenurut Febri, penyidik masih mendalami temuan tersebut. Termasuk ada tidaknya kaitan dengan besaran nominal atau pun harga atas jabatan di pemerintah kabupaten Kudus.
Baca lebih lajut »
Bupati Kudus terjerat korupsi lagiHari Minggu (28 Juli) yang seharusnya dimanfaatkan oleh para penyidik KPK untuk berkumpul dan beristirahat bersama keluarganya ternyata ...
Baca lebih lajut »
Bupati Ditangkap KPK, Kini Digelorakan Gerakan Kudus BaruGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bergerak cepat untuk menstabilkan roda pemerintahan di Kabupaten Kudus usai bupatinya, Muhammad Tamzil diciduk KPK.
Baca lebih lajut »