JK mengakui minyak goreng curah juga masih menjadi pilihan bagi masyarakat kecil.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla merespons rencana Kementerian Perdagangan melarang penjualan minyak goreng curah mulai 1 Januari 2020 karena dianggap tidak sehat dan higienis. JK mengaku belum mendengar penjelasan langsung dari Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.
Baca Juga JK pun tidak menampik jika kualitas minyak goreng curah memang lebih rendah dibandingkan minyak goreng kemasan lain. Hal ini kata JK, dilihat dari harga minyak goreng curah tersebut. Kendati demikian, JK mengakui minyak goreng curah juga saat ini masih menjadi pilihan bagi masyarakat kecil."Kan untuk orang kecil pakai plastik-plastik saja kan, ," ujar JK.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Wapres JK pertanyakan perkembangan huntap penyintas bencana Kota PaluWakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meninjau lokasi pembangunan hunian tetap (huntap) untuk korban bencana Kota Palu di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, dan ...
Baca lebih lajut »
Ke Palu, JK Cek Pembangunan Hunian Tetap untuk Korban Gempa dan LikuifaksiWakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengunjungi lokasi pembangunan hunian tetap (huntap) di Keluarahan Duyu, Palu, Sulawesi Tengah. JK mengecek langsung kekuatan huntap. JusufKalla Palu
Baca lebih lajut »
JK Sarankan Makassar Kembali ke Sektor Perdagangan dan JasaMakassar menjadi penghubung Indonesia bagian barat dan timur.
Baca lebih lajut »
JK: Cita-Cita Masyarakat Itu Sebenarnya RS SepiJK mengatakan, banyaknya pasien RS bukanlah indikator keberhasilan.
Baca lebih lajut »
Sambangi Palu, JK Tinjau Perkembangan Rehabilitasi Pasca-Bencana : Okezone NasionalSambangi Palu, JK Tinjau Perkembangan Rehabilitasi Pasca-Bencana TauCepatTanpaBatas BeritaTerkini Berita News BeritaNasional .
Baca lebih lajut »