Jepang Dorong Anggaran Pertahanan, Raksasa Teknologi Khawatir

Indonesia Berita Berita

Jepang Dorong Anggaran Pertahanan, Raksasa Teknologi Khawatir
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 voaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 53 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 63%

Jepang menanamkan investasi ratusan miliar dolar pada program pertahanan sebagai tanggapan terhadap peningkatan militerisasi China di Laut China Selatan. Namun, langkah ini membuat raksasa teknologi khawatir.

Pemerintah Jepang juga berjuang membujuk beberapa perusahaan raksasa teknologi dan industri terkenal untuk memproduksi lebih banyak senjata, selain produk-produk konsumen yang mereka produksi.

Mitsubishi membuat pesawat tempur dan rudal bagi pasukan pertahanan Jepang. Perusahaan elektronik Toshiba membuat batere kelas militer. Subaru membuat helikopter militer. Sementara Daikin, yang lebih dikenal dengan produk unit pendingin udara atau AC, ternyata memiliki bisnis sampingan yang memproduksi amunisi.

Analis di Institute Urusan Internasional Jepang, Tetsuo Kotani, mengatakan, “Bagi perusahaan-perusahaan pertahanan Jepang, pasukan bela diri adalah satu-satunya pembeli produk mereka. Jadi tidak mudah bagi perusahaan-perusahaan ini untuk mendapatkan keuntungan dengan memproduksi senjata. Oleh karena itu sebagian perusahaan yang lebih kecil kini menjauh dari industri pertahanan tersebut.

"Perangkat keras apa yang Anda butuhkan? Sumber daya apa yang Anda butuhkan? Kemampuan apa yang Anda butuhkan untuk mempertahankan negara Anda? Apa yang Anda butuhkan untuk menyesuaikan diri dengan Amerika agar ini menjadi upaya bersama yang nyata? Saya tidak tahu bahwa pemikiran itu telah dilakukan atau belum.”

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

voaindonesia /  🏆 15. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Ketegangan China-Filipina di Laut China Selatan Terus BerulangKetegangan China-Filipina di Laut China Selatan Terus BerulangInsiden di antara pasukan penjaga pantai kembali terjadi di Laut China Selatan. Konflik itu bisa dijadikan alasan Amerika Serikat mengerahkan pasukannya untuk terlibat perang di kawasan. Internasional AdadiKompas
Baca lebih lajut »

China dan Filipina Ribut Soal Kapal Perang Butut di Laut China Selatan, Ini SebabnyaChina kembali meminta Filipina untuk menarik kapal perang butut yang dikandangkan dan digunakan sebagai pos terdepan militer di beting sengketa
Baca lebih lajut »

China Vs Filipina Memanas! AS Diminta Tak 'Kompori' Isu Laut China SelatanChina Vs Filipina Memanas! AS Diminta Tak 'Kompori' Isu Laut China SelatanChina mengkritik Amerika Serikat karena mengumpulkan sekutu-sekutunya untuk terus memanas-manasi isu Laut China Selatan.
Baca lebih lajut »

Misi Jokowi Bertemu Xi Jinping, Bahas EV hingga Laut China SelatanMisi Jokowi Bertemu Xi Jinping, Bahas EV hingga Laut China SelatanJokowi akan membahas investasi, ekosistem kendaraan listrik, hingga persoalan Laut China Selatan (LCS) bersama Presiden China Xi Jinping.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 10:58:57