China dan Filipina Ribut Soal Kapal Perang Butut di Laut China Selatan, Ini Sebabnya TempoDunia
TEMPO.CO, Jakarta - , setelah Manila menolak permintaan Beijing sebelumnya.Ketegangan meningkat antara kedua tetangga di Laut China Selatan di bawah Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr, dengan Manila beralih kembali ke Amerika Serikat, yang mendukung negara Asia Tenggara itu dalam sengketa maritimnya dengan China. Kedutaan Besar China di Manila mengkritik Washington karena 'mengumpulkan' sekutunya untuk terus 'membesar-besarkan' masalah Laut China Selatan dan insiden kapal.
BRP Sierra Madre, kapal Angkatan Laut Filipina bobrok yang telah kandas sejak 1999 di Second Thomas Shoal yang disengketakan, bagian dari Kepulauan Spratly, di Laut China SelatanPakar keamanan mengatakan tindakan China di sekitar atol menunjukkan satu hal - Beijing ingin menguasai Second Thomas Shoal, juga dikenal di China sebagai Renai Reef, dan Ayungin di Manila.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ribut-ribut Batas Usia Cawapres, Ternyata Gibran Sebentar Lagi 36 TahunGibran Rakabuming Raka sebentar lagi merayakan ulang tahunnya yang ke-36 pada Minggu 1 Oktober 2023.
Baca lebih lajut »
Kapal Penjaga Pantai China Tembakkan Meriam Air, Filipina MurkaKetegangan terjadi antara Filipina dan China. Pihak Manila menuduh bahwa kapal Penjaga Pantai China menembakkan meriam air dan melakukan manuver berbahaya ke kapalnya.
Baca lebih lajut »
Panas! China Tembakkan Meriam Air ke Kapal FilipinaFOTO Situasi di Laut China Selatan memanas setelah kapal Penjaga Pantai China menembakkan meriam air ke arah kapal pasokan militer Filipina. Begini potretnya.
Baca lebih lajut »
Filipina Panggil Duta Besar China Terkait Serangan Meriam AirFilipina memanggil duta besar China, Senin (7/8), setelah Garda Pantai China memblokir dan menyerang kapal-kapal Filipina dengan meriam air di Laut China Selatan yang disengketakan, kata Presiden Ferdinand Marcos Jr. Insiden itu terjadi pada Sabtu (5/8) ketika Garda Pantai Filipina mengawal...
Baca lebih lajut »
Kapalnya Ditembaki Meriam Air, Filipina Tuding China Ikut Campur Urusan MerekaFilipina panggil duta besar China untuk berikan aksi protes
Baca lebih lajut »
Kapal China Tembakkan Meriam Air ke Kapal Filipina, AS Siap Pasang BadanChina harus menghadapi reaksi AS dan sekutunya setelah salah satu kapal penjaga pantainya menembakkan meriam air ke kapal Filipina di Laut China Selatan pada Sabtu...
Baca lebih lajut »