Islam dilihatnya sebagai energi yang memotivasi dan menginspirasi kehidupan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Propaganda mendiskreditkan Islam sangat membekas di ha ti banyak masyarakat dunia. Lewat siaran dan pemberitaan media massa yang hanya mengangkat sisi negatif Muslim, banyak orang gagal mengenal wajah Islam yang sesungguhnya.
Namun, jalan hidupnya menakdirkan hal berbeda. Pada 2017 dia diundang untuk konser di Jakarta dan Kuala Lumpur. Di sana, pemuda ini bertatap muka langsung dengan jutaan penggemarnya yang kebanyakan adalah Muslim milenial. Sejak itu, konstruksi pemikirannya tentang Islam runtuh seketika. Dia membangun pemahaman baru tentang Islam yang penuh kesantunan.
Banyak pemuda di sana tertarik dengan budaya Korea. Pandangan ne gatif tentang Islam semakin runtuh. Setelah datang ke kedua negara ter sebut, dia me mutuskan untuk mem pelajari ten tang Islam. Jaehan mulai mempelajari agama Islam melalui buku anak-anak. Dia mulai mempelajari mengenai kebiasaan dan kewajiban sebagai seorang Muslim. Jaehan pernah mewawan carai mualaf Kim Eun Soo atau Karam Kim yang kisahnya juga pernah dimuat Republika untuk mendapatkan pemahaman apa yang harus dilakukan ketika menjadi mualaf dan pentingnya bersyahadat.
Keluarga mereka selama ini hidup dalam tradisi Katolik. Kakek dan nenek mereka menganut Buddha. Praktis, Islam adalah agama yang baru mereka kenal. Mulanya, sang ibu mengkha watirkan Islam akan mengarah kepada radikalisme.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mengenal al-Muhtasib, Badan Pengawasan Obat di Dunia IslamPara pengawas dari Al-Muhtasib secara teliti kemurnian obat yang digunakan.
Baca lebih lajut »
Warung Pengobatan Pertama di Dunia IslamApotek pertama di Baghdad didirikan oleh para apoteker Muslim.
Baca lebih lajut »
Hubungan Sebab Akibat dalam IslamDalam Alquran, terdapat banyak penjelasan dan tuntunan seseorang dalam memahami agama
Baca lebih lajut »
Jokowi Masuk 'Top 50' Muslim Berpengaruh, PPP: Patahkan Tudingan Anti-IslamJokowi kembali masuk jajaran 'top 50' tokoh muslim paling berpengaruh di dunia. Menurut PPP, keberadaan Jokowi dalam daftar itu mematahkan tudingan anti-Islam.
Baca lebih lajut »
NasDem Nilai Jokowi Bukan 'Islam KTP' Hingga Masuk 50 Muslim BerpengaruhISSC kembali memasukkan nama Jokowi dalam deretan 50 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia. Apa kata NasDem?
Baca lebih lajut »
Sekolah Prestasi Global Aplikasikan Nilai Islam kepada SiswaAplikasi nilai Islam itu di sekolah maupun di rumah.
Baca lebih lajut »