Turki menganggap pasukan Kurdi di perbatasan ancaman bagi keamanannya.
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Presiden Iran Hassan Rouhani meminta Turki menghindari aksi militer di Suriah utara dalam rangka memerangi pasukan Kurdi. Teheran menilai langkah itu bukan pilihan yang tepat.
Kendati demikian Rouhani mengaku memahami kekhawatiran Turki atas keamanan perbatasannya. “Kami percaya jalan yang benar harus diadopsi untuk menghilangkan kekhawatiran itu. Kurdi di Suriah harus mendukung tentara Suriah,” ucapnya. PKK adalah kelompok bersenjata Kurdi yang telah melancarkan pemberontakan di Turki tenggara selama lebih dari tiga dekade. Turki telah melabeli YPG dan PKK sebagai kelompok teroris.
“Seperti yang telah saya nyatakan sebelumnya, dan hanya untuk mengulangi, jika Turki melakukan sesuatu yang menurut saya, dengan kebijaksanaan saya yang besar dan tak tertandingi, dianggap terlarang, saya akan benar-benar menghancurkan serta melenyapkan ekonomi Turki ,” kata Trump melalui akun Twitter pribadinya pada Senin lalu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Iran Desak Turki tidak Lanjutkan Serangan ke KurdiZarif mendesak Turki menghormati integritas dan kedaulatan Suriah.
Baca lebih lajut »
Rusuh Berdarah, Iran Minta Rakyat Irak Menahan DiriProtes antipemerintah di Irak telah meenwaskan lebih dari 100 orang.
Baca lebih lajut »
Trump Ancam Hancurkan Perekonomian TurkiPernyataan itu berkaitan dengan rencana Turki menggelar operasi militer di Suriah.
Baca lebih lajut »
Trump ancam 'musnahkan ekonomi Turki'Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengancam bakal menghancurkan ekonomi Turki jika negara tersebut 'melampaui batas' dalam melancarkan operasi militer ke Suriah.
Baca lebih lajut »
Trump Ancam Hancurkan Perekonomian Turki jika Serang KurdiPresiden AS Donald Trump mengancam akan menghancurkan perekonomian Turki jika negara itu benar-benar melakukan serangan ke kelompok Kurdi di Suriah.
Baca lebih lajut »