Seorang warga di Iran akan dieksekusi karena dituduh menjadi agen CIA
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Iran akan mengeksekusi mati seorang warganya yang terlibat dalam peristiwa pembunuhan mantan komandan Pasukan Quds Mayor Jenderal Qassem Soleimani. Dia dituduh menjadi mata-mata badan intelijen Amerika Serikat CIA dan badan intelijen Israel Mossad.
“Mahmoud Mousavi-Majd, salah satu mata-mata untuk CIAB dan Mossad telah dijatuhi hukuman mati. Dia memberikan keberadaan martir Soleimani kepada musuh-musuh kita,” kata juru bicara kehakiman Iran Gholamhossein Esmaili dalam konferensi pers pada Selasa , dikutip laman Yeni Safak. Pada 3 Januari lalu, AS membunuh Soleimani di Bandara Internasional Baghdad, Irak. Dia tewas setelah mobil yang ditumpanginya bersama Komandan Popular Mobilization Units Abu Mahdi al-Muhandis dihantam misil Hellfire yang diluncurkan pesawat nirawak atau drone AS. Baca Juga Presiden AS Donald Trump adalah tokoh yang memerintahkan langsung pembunuhan Soleimani.
Soleimani merupakan tokoh militer Iran yang memiliki pengaruh besar di kawasan Timur Tengah. Ia dipercaya memimpin Pasukan Quds, sebuah divisi atau sayap dari Garda Revolusi Iran yang bertanggung jawab untuk operasi ekstrateritorial, termasuk kontra-intelijen di kawasan. Di Iran, Soleimani dipandang sebagai orang terkuat kedua setelah pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Kendati demikian, loyalitas dan kesetiaan Soleimani terhadap Khamenei tak pernah diragukan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Program Nuklir Iran: China Kecam AS, Dukung Iran |Republika OnlineChina mengecam Amerika Serikat (AS) yang keluar dari perjanjian nuklir Iran.
Baca lebih lajut »
Melalui Media, China, Rusia, dan Iran Tertawakan Demo Antirasisme di ASChina, Rusia, dan Iran yang dikenal sebagai musuh bebuyutan Amerika Serikat (AS), kini menertawakan Washington atas insiden...
Baca lebih lajut »
Dokter Iran Dibebaskan Setelah Mantan Anggota AL AS DipulangkanSeorang dokter Iran yang berbasis di Florida kembali ke tanah airnya, Senin (8/6), setelah seorang mantan anggota Angkatan Laut AS yang ditahan di Iran kembali ke Amerika pekan lalu. Keduanya merupaka
Baca lebih lajut »
Update Virus Corona Dunia 8 Juni: 7 Juta Orang Terinfeksi | Gelombang Kedua Virus Corona di IranHingga Senin (8/6/2020), tercatat ada 7 juta kasus virus corona di dunia dengan 3,4 juta pasien sembuh dan 405.048 kasus kematian.
Baca lebih lajut »
Sutradara Iran Menangkan Festival Film Kraków 2020 |Republika OnlineFilm Iran menangkan sutradara dan juri terbaik di Festival Film Kraków 2020 Polandia
Baca lebih lajut »
Corona di Iran Kembali Mengganas setelah Kegiatan Publik Berjalan Lagi, Ini PenyebabnyaAda tanda-tanda gelombang kedua pandemi corona di Iran setelah ada pelonggaran pembatasan dan pelanggaran protokol kesehatan seperti ini. CoronadiIran
Baca lebih lajut »