Mabes Polri menjawab isu yang diembuskan Indonesia Police Watch atau IPW terkait internalnya disebut tak menghendaki Ferdy Sambo dihukum maksimal.
Mabes Polri menjawab isu yang diembuskan Indonesia Police Watch atau IPW terkait internalnya disebut tak menghendaki mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo dihukum maksimal dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J .
Dedi mengatakan, bakal menanyakan soal klaim IPW tersebut ke Irwasum dan Propam. Nantinya, kata dia, apabila sudah ada informasi soal itu maka akan disampaikan.Ketua IPW: Gerakan Bawah Tanah untuk Meringankan Hukuman Ferdy Sambo Berhasil, tapi Belum 100 Persen Sebab, menurut Sugeng, jika Ferdy Sambo mendapat hukuman maksimal, maka mantan jenderal polisi bintang dua itu dapat membuka sumber daya informasi atau kebobrokan anggota Polri lainnya.
Oleh jaksa penuntut umum, kelima terdakwa itu dianggap terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap Yosua.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mabes Polri Bakal Usut Isu Seputar Vonis Ferdy SamboMabes Polri bakal mengusut soal isu adanya internal Polri yang tidak setuju Ferdy Sambo dihukum maksimal dalam kasus Brigadir J.
Baca lebih lajut »
Mabes Jawab Isu Ada Internal Polri Ingin Vonis Ferdy Sambo Tak Maksimal: Ditindak Propam dan ItwasumInternal Polri disebut tak ingin Ferdy Sambo mendapat vonis maksimal, dijawab Mabes Polri bakal ditindak Propam dan Itwasum
Baca lebih lajut »
Respons Polri soal 'Gerakan Bawah Tanah' untuk Bebaskan Ferdy Sambo | merdeka.comMenko Polhukam, Mahfud MD mencium adanya 'gerakan bawah tanah' untuk mempengaruhi putusan atau vonis terhadap Ferdy Sambo.
Baca lebih lajut »
Pleidoi Richard Berkisah soal Gagal 3 Kali, Karier di Polri, sampai Ikut Ferdy SamboRichard Eliezer alias Bharada E mengaku berasal dari keluarga sangat sederhana di Manado, Sulut, dan pernah menjadi sopir hotel demi membantu orang tuanya.
Baca lebih lajut »
Alfons Sebut Ferdy Sambo Catat Banyak 'Kartu Truf' Internal Polri dalam Buku HitamDiketahui, Ferdy Sambo dituntut penjara seumur hidup terkait kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Baca lebih lajut »
Ferdy Sambo Simpan Rahasia Hitam Pejabat Polri, Selalu Bawa Buku Hitam ke Pengadilan: Apa Isinya?DOSEN Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Alfons Loemau menyebut, Ferdy Sambo memiliki banyak kasus kunci di Polri yang bisa saja diungkap ke publik. Salah satu kasus yang sempat ramai yakni terkait tambang ilegal Ismail Bolong. Selain itu, ada kasus jam tangan mewah Richard Mille.
Baca lebih lajut »