Mabes Jawab Isu Ada Internal Polri Ingin Vonis Ferdy Sambo Tak Maksimal: Ditindak Propam dan Itwasum

Indonesia Berita Berita

Mabes Jawab Isu Ada Internal Polri Ingin Vonis Ferdy Sambo Tak Maksimal: Ditindak Propam dan Itwasum
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 KompasTV
  • ⏱ Reading Time:
  • 43 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 20%
  • Publisher: 63%

Internal Polri disebut tak ingin Ferdy Sambo mendapat vonis maksimal, dijawab Mabes Polri bakal ditindak Propam dan Itwasum

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, menjawab soal isu adanya gerakan di internal kepolisian agar bekas Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo dapat vonis tidak maksimal pada kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Irjen Dedi lantas menyatakan pihak Mabes masih belum mengetahui betul soal isu terkait vonis Ferdy Sambo itu. Meski begitu, Dedi mengatakan, isu seperti itu biasanya akan didalami dan ditindak oleh pihak Itwasum dan Divisi Propam Mabes Polri. "Biasanya isu-isu seperti itu ada pengawas internal, dalam hal ini Pak Irwasum, maupun dari Propam juga pasti akan menindaklanjuti," ucap Dedi di Hotel Ambara, Jakarta, Kamis .Sebagai informasi, isu itu muncul usai Ketua Indonesia Police Watch Sugeng Teguh Santoso menyebut internal Polri tidak menghendaki jika Ferdy Sambo mendapatkan vonis hukuman maksimal di kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Kadiv Humas Polri juga berjanji, nanti bakal menginformaikan isu itu jika sudah dapat informasi lebih jelas terkait isu internal polri tak mau Ferdy Sambo dapat hukuman maksimal.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

KompasTV /  🏆 22. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Mabes Polri Bakal Usut Isu Seputar Vonis Ferdy SamboMabes Polri Bakal Usut Isu Seputar Vonis Ferdy SamboMabes Polri bakal mengusut soal isu adanya internal Polri yang tidak setuju Ferdy Sambo dihukum maksimal dalam kasus Brigadir J.
Baca lebih lajut »

Alfons Sebut Ferdy Sambo Catat Banyak 'Kartu Truf' Internal Polri dalam Buku HitamAlfons Sebut Ferdy Sambo Catat Banyak 'Kartu Truf' Internal Polri dalam Buku HitamDiketahui, Ferdy Sambo dituntut penjara seumur hidup terkait kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Baca lebih lajut »

Mabes Polri menegaskan penabrak mahasiswi Unsur bukan rombongan polisiMabes Polri menegaskan penabrak mahasiswi Unsur bukan rombongan polisiKepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menegaskan, penabrak mahasiswi Fakultas Hukum ...
Baca lebih lajut »

Respons Polri soal 'Gerakan Bawah Tanah' untuk Bebaskan Ferdy Sambo | merdeka.comRespons Polri soal 'Gerakan Bawah Tanah' untuk Bebaskan Ferdy Sambo | merdeka.comMenko Polhukam, Mahfud MD mencium adanya 'gerakan bawah tanah' untuk mempengaruhi putusan atau vonis terhadap Ferdy Sambo.
Baca lebih lajut »

Pleidoi Richard Berkisah soal Gagal 3 Kali, Karier di Polri, sampai Ikut Ferdy SamboPleidoi Richard Berkisah soal Gagal 3 Kali, Karier di Polri, sampai Ikut Ferdy SamboRichard Eliezer alias Bharada E mengaku berasal dari keluarga sangat sederhana di Manado, Sulut, dan pernah menjadi sopir hotel demi membantu orang tuanya.
Baca lebih lajut »

Dialog Penguatan Internal Polri Jelang Pemilu 2024Dialog Penguatan Internal Polri Jelang Pemilu 2024Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari (tiga kiri), Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja (dua kiri), Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu (tiga kanan), Kepala Biro Multimedia DivHumas Mabes Polri Brigjen. Pol. Gatot Repli Handoko (dua kanan), pengajar dan peneliti tetap program studi Hubungan Masyarakat Vokasi UI Devie Rahmawati (kiri), menjadi nara sumber dalam Acara Dialog Penguatan Internal Polri bertajuk “Menampik Berita Bohong, Ujaran Kebencian, Politik Identitas, Polarisasi Politik dan SARA pada Pemilu 2024” yang dipandu oleh fristian griec (kanan), di Jakarta, Kamis (26/1/2023). B Universe Photo/Joanito De Saojoao.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 23:15:26