Vietnam menjadi salah satu pasar baru yang punya potensi besar untuk produk sawit.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Gabungan Pelaku Usaha Kelapa Sawit Indonesia Joko Supriyono, mengatakan, produsen sawit di Indonesia mulai melakukan perluasan diversifikasi pasar seiring mulai melemahnya permintaan dari pasar utama seperti Uni Eropa. Jok mengatakan, pelaku usaha melirik kawasan Asean yang memiliki potensi besar.
"Vietnam menarik dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhannya juga sangat menonjol ini yang sedang kita bahas ke Dubes RI di Vietnam," kata Joko. Sementara itu, Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia Paulus Tjakrawan mengatakan, para produsen biofuel kini juga tengah mencari pasar-pasar baru untuk ekspor. Pasalnya, banyak hambatan perdagangan yang dilakukan oleh negara mitra dagang.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Eks Sekretaris MA Punya Kebun Sawit di Sumatera Utara, Kini Disita KPKKPK terus mendalami kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) pada 2011-2016 yang menyeret Nurhadi. Nurhadi
Baca lebih lajut »
Setelah Vila Mewah, Kebun Sawit Nurhadi di Sumut Disita KPKKPK kembali melakukan penyitaan terhadap aset Nurhadi. Setelah vila mewah, KPK saat ini menyita kebun sawit di Padang Lawas, Sumut. KPK Nurhadi
Baca lebih lajut »
Petani Keluhkan Dominasi Korporasi di Insentif Perkebunan Kelapa SawitAlokasi penggunaan dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPD-PKS) tahun 2019 sebesar Rp 33,6 triliun.
Baca lebih lajut »
Bea Cukai Parepare Turut Lepas Ekspor Perdana Cangkang Sawit | Republika OnlineDengan adanya ekspor cangkang sawit perekonomian Sulbar terus tumbuh
Baca lebih lajut »
Bayi Orangutan 'Hope' Ditinggalkan di Pelepah Sawit, Induknya DibunuhPelaku perdagangan satwa liar kabur dan meninggalkan anakan orangutan di dalam kardus dan menutupinya dengan pelepah sawit.
Baca lebih lajut »
Petani Sawit Terjepit di Tengah Negara dan Korporasi RaksasaPetani kelapa sawit menghadapi persoalan yang berbeda dalam sepuluh tahun terakhir dan periode sebelumnya. Ketika ekspansi sawit dimulai pada tahun 1970-an, bibit sawit, pupuk dan sarana produksi menjadi masalah utama. Setidaknya mulai 2008, masalah terbesar petani sawit Indonesia adalah...
Baca lebih lajut »