Indonesian Parliamentary Center: Pilkada Lewat DPRD Tak Wakili Suara Pemilih

Indonesia Berita Berita

Indonesian Parliamentary Center: Pilkada Lewat DPRD Tak Wakili Suara Pemilih
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 tempodotco
  • ⏱ Reading Time:
  • 23 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 13%
  • Publisher: 63%

Mekanisme pilkada yang berakhir di DPRD itu hanya akan menghilangkan budaya politik dan keragaman pemilih di Indonesia.

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Indonesian Parliamentary Center Ahmad Hanafi mengatakan mekanisme pemilihan kepala daerah atau pilkada lewat DPRD hanya akan menghilangkan budaya politik dan keragaman pemilih di Indonesia. “Artinya pemilihan secara langsung yang diganti dengan pemilihan lewat DPRD atau tidak secara langsung, tidak akan bisa mewakili suara seluruh masyarakat.

Ketua Umum Partai Gerindra ini menyebut bahwa ada peluang kepala daerah kembali dipilih oleh DPRD. Presiden mengklaim sistem pemilihan kepala daerah lewat DPRD akan mampu menekan ongkos politik di pilkada. Prabowo juga menyinggung efisiensi anggaran ketika kepala daerah dipilih oleh DPRD. Di samping tidak boros anggaran, sistem pemilihan lewat DPRD juga mempermudah transisi kepemimpinan. Ia mencontohkan pemilihan di Malaysia, Singapura, dan India.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

tempodotco /  🏆 12. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Sumbawa Timur Mining Borong 9 Penghargaan di Ajang Indonesian SDGs Awards dan Indonesian CSR AwardsSumbawa Timur Mining Borong 9 Penghargaan di Ajang Indonesian SDGs Awards dan Indonesian CSR AwardsPT Sumbawa Timur Mining STM sukses meraih 9 penghargaan tingkat nasional dalam Indonesian SDGs Awards ISDA dan Indonesian CSR Awards ICA 2024
Baca lebih lajut »

Pengamat: Pilkada Lewat DPRD Hilangkan Budaya Politik dan Keragaman PemilihPengamat: Pilkada Lewat DPRD Hilangkan Budaya Politik dan Keragaman PemilihDirektur Eksekutif Indonesian Parliamentary Center Ahmad Hanafi menilai mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD akan menghilangkan budaya politik dan keragaman pemilih di Indonesia. Ia menegaskan bahwa pemilihan langsung lebih mewakili suara seluruh masyarakat dan sesuai dengan budaya politik di Indonesia.
Baca lebih lajut »

Prabowo Usul Pilkada Dipilih DPRD, Peneliti BRIN Sebut Semi Otoriter Hanya Ditentukan Ketum ParpolPrabowo Usul Pilkada Dipilih DPRD, Peneliti BRIN Sebut Semi Otoriter Hanya Ditentukan Ketum ParpolPeneliti dari BRIN sebut mengganti pilkada langsung menjadi pilkada lewat DPRD tidaklah menjawab inti persoalan yang ada.
Baca lebih lajut »

Mendagri Setuju Rencana Pilkada Bisa Diwakili DPRD, Alasannya Tak Hanya soal Biaya MahalMendagri Setuju Rencana Pilkada Bisa Diwakili DPRD, Alasannya Tak Hanya soal Biaya MahalMenteri Dalam Negeri menyetujui rencana yang mengemuka terkait dengan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) dapat dilakukan dan diwakili melalui DPRD.
Baca lebih lajut »

Bivitri Susanti: Pilkada Lewat DPRD Hanya Untungkan Kartel Politik, Rakyat Jadi Penonton SajaBivitri Susanti: Pilkada Lewat DPRD Hanya Untungkan Kartel Politik, Rakyat Jadi Penonton SajaPakar hukum tata negara, Bivitri Susanti, mengungkap alasan kenapa masyarakat harus menolak usul pilkada lewat DPRD yang digulirkan Presiden Prabowo.
Baca lebih lajut »

Anggota Komisi II DPR Usulkan Hanya Gubernur yang Dipilih oleh DPRDAnggota Komisi II DPR Usulkan Hanya Gubernur yang Dipilih oleh DPRDPolitikus Golkar Ahmad Irawan menilai pilkada langsung maupun tidak langsung sama-sama demokratis dan sesuai dengan konstitusi
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-21 02:05:48