Investor akan mencermati kebijakan suku bunga Bank Indonesia.
HSG ditutup menguat 2.06%, sejalan dengan penguatan indeks regional. Sektor keuangan dan energi memimpin kenaikan IHSG. Sektor energi dipimpin oleh kenaikan di perusahaan yang terkait dengan batubara, yaitu ADRO , UNTR , PTBA , dan ITMG di tengah berlanjutnya harga batubara yang menguntungkan dan valuasi yang murah dari perusahaan batubara.
Di komoditas, suasana risk-on di seluruh pasar memicu harga komoditas lebih tinggi. USD yang lebih lemah dan data ekonomi AS yang lebih baik dari perkiraan membantu meningkatkan sentimen positif pada komoditas. Tembaga memimpin harga logam dasar lebih tinggi karena selera risiko kembali ke pasar global. Indeks USD mencapai puncaknya akhir pekan lalu dan terus mengalami penurunan sejak saat itu. Masalah sisi penawaran juga kembali menjadi fokus.- IHSG Daily, 6,874.
- ENRG Daily, 234 , buy on weakness, trading range 226 - 244. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik namun sementara terbatas. Daily support di 226 dan daily resistance di 244. Cut loss level di 216. - INDY berencana untuk meluncurkan 2W EV pada 3Q22. Kami percaya bisnis EV dapat tumbuh pesat karena pemerintah mentargetkan Indonesia menjadi pusat produksi secara regional. Kami juga melihat potensi pertumbuhan tenaga surya karena EBT diproyeksikan memberikan porsi yang lebih besar dari pasokan energi di Indonesia di tahun-tahun mendatang.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
RDG Bank Indonesia Hari Ini, Analis Prediksi Dampak ke IHSG MinimRDG BI pada 20-21 Juli 2022 diperkirakan berdampak terbatas terhadap IHSG dan pasar modal secara keseluruhan.
Baca lebih lajut »
Bank Indonesia Bisa Jual Koleksi Surat Utangnya, buat Apa?Bank Indonesia (BI) menyatakan sebagai bagian dari normalisasi kebijakan moneter, BI secara konsisten terus melakukan langkah-langkah normalisasi likuiditas. Kepala...
Baca lebih lajut »
Simak Gubernur Bank Indonesia Ungkap Bukti Baru Kiamat ATMFakta terbaru mengenai kiamat ATM dibeberkan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Baca lebih lajut »
Ekonom: Bank Sentral di Asean Perlu Kerek Suku Bunga untuk Jaga Nilai TukarBank sentral negara-negara di Asia Tenggara perlu menaikkan suku bunga agar dapat mengimbangi sikap agresif The Fed dan menjaga stabilitas nilai tukar.
Baca lebih lajut »
Lawan Inflasi, Bank Sentral Eropa Kerek Suku Bunga Hari IniBank Sentral Eropa (ECB) akan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam 11 tahun pada hari ini.
Baca lebih lajut »
DBS Group Hadirkan Kampanye 'Live more, Bank less' di 6 NegaraBank DBS Indonesia kembali menghadirkan kampanye 'Live more, Bank less' guna mempermudah nasabah melakukan transaksi perbankan pascapandemi.
Baca lebih lajut »