13 Juni 1971, seorang ibu di Australia melahirkan 9 bayi sekaligus. Tujuh bayi berhasil selamat, sedangkan dua lainnya meninggal di rahim.
rumah tangga yang kala itu berusia 29 tahun tersebut melahirkan 9 bayi di pagi hari, yang 7 di antaranya hidup., ibu bernama Geraldine Brodrick tersebut dilaporkan dalam kondisi"cukup sehat" usai melahirkan di Royal Hospital for Women di Sydney, pada 13 Juni 1971.Baca juga:
Dokter yang menangani kelahiran itu berkata, tiga bayi laki-laki dan empat perempuan berhasil dilahirkan dengan berat masing-masing antara satu hingga dua pon.Kemudian dua bayi yang meninggal berjenis kelamin laki-laki. Dokter mengatakan, kedua bayi itu mati saat masih di kandungan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sejarah Hari Ini: Bencana Kelaparan Landa Sudan |Republika OnlineDiperkirakan 1,2 juta orang meninggal akibat kelaparan di Sudan pada 1998.
Baca lebih lajut »
Cuaca Hari Ini: DKI Jakarta Cerah Berawan Sepanjang HariMemasuki pagi di akhir pekan, kondisi cuaca di wilayah Bekasi, Depok dan Bogor diprediksi cerah berawan.
Baca lebih lajut »
16 RTH di DKI Bakal Kembali Dibuka Hari Ini, Berikut DaftarnyaPembukaan kembali RTH akan diikuti dengan penerapan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.
Baca lebih lajut »
Hari Ini, 57 Orang Positif Covid-19 di Maluku |Republika OnlineAngka ini menjadi peningkatan paling drastis kasus positif Covid-19 di Maluku.
Baca lebih lajut »
Top 3 Berita Hari Ini: Misteri Kematian Aneh Kucing-Kucing di Pulau Kucing Jepang Mulai TersibakTop 3 Berita Hari Ini, misteri kematian kucing di Jepang, tanda pasangan tak setia dan rumah Cinta Laura di Bali.
Baca lebih lajut »
KAI Jarak Jauh dan Reguler Mulai Beroperasi Hari IniMulai hari ini, KAI mengoperasikan KA Jarak Jauh dan KA Lokal secara bertahap. Masyarakat bisa mulai menggunakan akses kereta api ini seperti semula. Simak detail ketentuannya ya: KAI NewNormalNewSpirit via detikTravel
Baca lebih lajut »