Diperkirakan 1,2 juta orang meninggal akibat kelaparan di Sudan pada 1998.
REPUBLIKA.CO.ID, KHARTOUM -- Pada 11 Juni 1998, PBB mendeklarasikan bahwa rakyat Sudan mengalami kelaparan parah dengan lebih dari satu juta orang kekurangan makan. PBB juga memprediksi hingga 1,2 juta orang bisa saja meninggal karena kelaparan di selatan negara itu. Baca Juga Peningkatan dramatis dari rakyat yang kelaparan itu mendorong Program Pangan Dunia untuk menyerukan operasi bantuan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menargetkan mereka yang paling berisiko di beberapa daerah.
Berita itu datang ketika pihak berwenang Sudan bertemu di negara bagian selatan Bahr al-Ghazal untuk membahas krisis. Peringatan pertama bahwa banyak bagian pemberontak dan Sudan selatan yang dikuasai pemerintah kemungkinan menghadapi kekurangan pangan ekstrem pada November tahun lalu. "Kami telah gagal merespons dengan tepat waktu," ujar Nick Southern dari Save the Children Fund dikutip BBC History, Kamis .
Hingga 100 ribu orang tewas dalam kelaparan 1998 di Sudan Selatan. Pada tahun berikutnya Palang Merah Inggris mengklaim bahwa bantuan dari Inggris setidaknya telah membantu menyelamatkan nyawa 250 ribu orang.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sejarah Hari Ini: Raja Bhumibol Naik Takhta |Republika OnlineRaja Bhumibol menjadi pemegang takhta monarki terlama di dunia.
Baca lebih lajut »
Bima Arya: Antrian Penumpang KRL Hari Ini Lebih Cair |Republika OnlinePenumpang KRL hari ini disebut baru 40 persen dari masa normal biasanya.
Baca lebih lajut »
Lion Air Mulai Layani Penerbangan Domestik Hari Ini |Republika OnlineLion air group kembali melayani penumpang domestik
Baca lebih lajut »
Ribuan Merpati Mati Kelaparan di Masjid Biru Afghanistan |Republika OnlineMerpati di Masjid Biru Afghanistan biasanya diberi makan pengunjung.
Baca lebih lajut »
Survei: Masyarakat Lebih Takut Kelaparan Dibanding Corona |Republika OnlineLebih banyak masyarakat takut kelaparan dibanding tertular virus corona.
Baca lebih lajut »
Dalam Sehari, Lima Kecamatan di Tasikmalaya Dilanda Bencana |Republika OnlineKecamatan Ciawi merupakan wilayah yang paling parah terdampak
Baca lebih lajut »