Otoritas India dilaporkan menahan lebih dari 560 orang di Kashmir demi membendung protes penolakan pencabutan status otonomi khusus terhadap daerah itu.
Media lokalmelaporkan ratusan orang yang ditahan itu terdiri dari profesor, politikus, pengusaha, hingga aktivis universitas. Mereka lalu dibawa ke pusat penahanan darurat di kota-kota seperti Srinagar, Baramulla, dan Gurez.Penahanan berlangsung setelah sejumlah demonstrasi berlangsung di Kashmir menolak pencabutan status otonomi yang telah melekat selama tujuh dekade terakhir itu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mengapa pencabutan status daerah istimewa Kashmir oleh India dianggap kontroversial?Pemerintah India di bawah partai nasionalis Hindu BJP menganulir pasal dalam konstitusi yang menjamin otonomi di Kashmir yang dikuasai India tetapi juga diklaim oleh Pakistan.
Baca lebih lajut »
Hak Istimewa Kashmir Dicabut, Pakistan dan India Terancam PerangPemerintah India menghapus Pasal 370 Konstitusi yang memberikan hak istimewa bagi kashmir, di mana langkah ini memicu ketegangan dengan Pakistan.
Baca lebih lajut »
India Hapus Otonomi Kashmir Pengungsi Ketakutan
Baca lebih lajut »
Parlemen India Setujui Resolusi untuk Hapus Status Khusus KashmirSementara Kashmir terkurung untuk hari kedua berturut-turut, parlemen India menyetujui penghapusan status khusus yang memberi Kashmir otonomi, serta meloloskan RUU yang membagi negara bagian itu. Te
Baca lebih lajut »
Pakistan Kecam Tindakan India Atas Kashmir
Baca lebih lajut »