Muhammadiyah menghargai pandangan dan pergerakan golongan lain tapi memiliki pandangan dan cara sendiri dalam menyikapi...
Haedar Nashir mengibaratkan Indonesia sebagai taman seribu kembang. Dalam taman tersebut pilihan perjuangan kebangsaan setiap kelompok sangat beragam, namun tidak ada yang paling benar sebagai penegak kebenaran.
Haedar mengatakan, Muhammadiyah menghargai pandangan dan pergerakan golongan lain dalam menyikapi keadaan untuk kemajuan negeri. Akan tetapi, Muhammadiyah memiliki pandangan dan cara sendiri dalam menyikapi kehidupan kebangsaan yang kompleks. Muhammadiyah mampu bertahan dan berkembang melampaui satu abad menghadapi gelombang zaman karena prinsip dan sistem gerakannya yang kokoh. Karena itu dia mengingatkan para anggota dan kader Muhammadiyah dalam menghadapi dinamika sosial politik.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sukses Menumbuhkan Semangat Literasi Anak-Anak Pemulung |Republika OnlineSiswa SD Dinamika Indonesia yang didominasi anak pemulung senang membaca buku.
Baca lebih lajut »
Kampung Cerdas, Cara Pertamina Atasi Keterbatasan Pendidikan |Republika OnlineKampung Cerdas telah menjangkau setidaknya 150 orang penerima manfaat
Baca lebih lajut »
SIMURP Kenalkan Cabai Kualitas Tinggi di Banyuasin |Republika OnlinePenyuluh ajarkan petani menanam cabai kualitas tinggi dengan metode pertanian cerdas
Baca lebih lajut »
Bukan Melihat Fisik, Berikut 4 Zodiak yang Lebih Suka Pasangan CerdasBagi sebagian orang, termasuk beberapa zodiak, yang terpenting adalah memiliki pasangan yang cerdas.
Baca lebih lajut »
Politbiro Korea Utara Gelar Pertemuan Penting Bahas Ekonomi |Republika OnlineSelain terdampak sanksi internasional dan Covid-19, Korut tengah hadapi banjir
Baca lebih lajut »
Muhammadiyah Tolak Pelibatan TNI Tangani TerorismeKetua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah Trisno Raharjo mengatakan, sejak awal Muhammadiyah menentang pelibatan TNI dalam penanganan terorisme.
Baca lebih lajut »