Guyuran Beras Bansos Sedot Anggaran Rp3,54 Triliun, Disalurkan 2 Tahap

Indonesia Berita Berita

Guyuran Beras Bansos Sedot Anggaran Rp3,54 Triliun, Disalurkan 2 Tahap
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 SINDOnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 72 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 32%
  • Publisher: 51%

Guyuran Beras Bansos Sedot Anggaran Rp3,54 Triliun, Disalurkan 2 Tahap Sindonews BukanBeritaBiasa .

JAKARTA - Kementerian Sosial mencatat anggaran bantuan sosial untuk beras PPKM senilai Rp 3,54 triliun. Anggaran tersebut dialokasikan untuk pengadaan beras dari serapan petani dalam negeri.

Dimana, beras tersebut berupa cadangan beras pemerintah yang diberikan kepada 28,8 juta Keluarga Penerima Manfaat di sejumlah wilayah di Indonesia sepanjang pemberlakuan PPKM. Dalam skemanya, Kemensos melalui Perum Bulog melaksanakan pembelian beras petani. Langkah tersebut pun berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 20215.

"Alokasi anggaran yang besar Rp 3,54 triliun anggarannya, untuk yang 28,8 juta KPM," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Hartono Laras, dalam konferensi pers di Kantor Bulog, Jakarta, Kamis .Hartono menyebut, distribusi beras bansos dibagi menjadi dua tahap. Pada tahap pertama, PT Pos Indonesia mendistribusikan 200.000 ton dan disusul 88.000 ton pada tahap kedua. Adapun masing-masing 28,8 juta KPM menerima 10.000 kilogram dari beras tersebut.

"Untuk yang 28,8 juta KPM 200.000 ton untuk tahap pertama, tahap kedua 88.000 ton diberikan kepada KPM masing-masing 10.000 kg," katanya.Saat ini, Bulog dan PT Pos tengah menyiapkan penyaluran tahap kedua beras PPKM untuk 8,8 juta KPM. Jumlah itu lebih kecil daripada penyaluran tahap pertama yakni 20 juta PKM.

Saat ini, Kemensos dan Bulog belum memastikan bansos beras akan berlanjut hingga tahap ketiga dan tahap selanjutnya. Sebab, program yang tengah dibidik tersebut merupakan tugas pemerintah. Karena itu, keberlanjutan program bansos beras PPKM tergantung pada instruksi pemerintah.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

SINDOnews /  🏆 40. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Kredit Pertanian BRI Tembus Rp117,54 T, Pembiayaan Rice Mill Jangkau Lebih dari 40 Ribu NasabahKredit Pertanian BRI Tembus Rp117,54 T, Pembiayaan Rice Mill Jangkau Lebih dari 40 Ribu NasabahAmam Sukriyanto menjelaskan bahwa pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam mendongkrak penyaluran kredit industri perbankan nasional.
Baca lebih lajut »

Nakal Timbun Bansos Beras, Pegawai Bulog Bakal Dipecat dan Terancam PidanaNakal Timbun Bansos Beras, Pegawai Bulog Bakal Dipecat dan Terancam PidanaBulog akan fokus menyalurkan bantuan atau bansos beras PPKM tahap II agar tepat sasaran
Baca lebih lajut »

Buwas soal Beras Bansos Rusak: Kami GantiBuwas soal Beras Bansos Rusak: Kami GantiDirut Bulog Budi Waseso mengatakan pihaknya akan mengganti semua beras bansos yang rusak. Ia mengklaim kerusakan beras bansos tidak banyak.
Baca lebih lajut »

Tahap II Program Bantuan Beras PPK Sasar 8,8 Juta KPMTahap II Program Bantuan Beras PPK Sasar 8,8 Juta KPMKemensos memberikan kepercayaan kepada Perum BULOG untuk melanjutkan program Bantuan Beras PPKM tahap II menyusul selesainya Bantuan Beras PPKM untuk tahap I
Baca lebih lajut »

Parah! Warga Sidoarjo Terima Bansos Beras Menggumpal dan Berbau Tak SedapParah! Warga Sidoarjo Terima Bansos Beras Menggumpal dan Berbau Tak SedapBeras bansos tidak layak konsumsi ditemukan di Sidoarjo. Beras tersebut menggumpal, berwarna kekuningan, dan berbau tak sedap!
Baca lebih lajut »

Beras Menggumpal Diterima Warga Sidoarjo, Bulog Sebut Ini PenyebabnyaBeras Menggumpal Diterima Warga Sidoarjo, Bulog Sebut Ini PenyebabnyaWarga di Desa Kedungrejo, Waru, Sidoarjo menerima beras bansos tak layak konsumsi. Ini jawaban bulog tentang rusaknya beras yang diterima warga tersebut.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 07:24:08