Bulog akan fokus menyalurkan bantuan atau bansos beras PPKM tahap II agar tepat sasaran
Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso alias Buwas menyatakan, pihaknya akan fokus menyalurkan bantuan atau bansos beras PPKM tahap II agar tepat sasaran, baik secara kualitas produk maupun kuantitasnya.
"Jadi Bulog dan jajaran sudah berkomitmen, kita sudah menandatangani pakta integritas. Komitmen kita itu memberikan yang terbaik dengan standarnya," ujar dia.* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pelaku Usaha Masih 'Nakal', Walkot Medan Ancam Sekat Jalan |Republika OnlineWalkot Medan izinkan pelaku usaha tetap buka namun dengan prokes yang ketat.
Baca lebih lajut »
Pembalap MotoGP Kini Dapat Peringatan Lewat Dasbor Bila 'Nakal' di TrekPemutakhiran lain yaitu soal permintaan steward MotoGP terkait perilaku pembalap.
Baca lebih lajut »
Bulog Gandeng DNR Corporation Lanjutkan Bantuan Beras PPKM Tahap IIBulog turut bekerja sama dengan DNR Corporation sebagai pihak transporter dan PT Pos Indonesia sebagai mitra dalam menyalurkan bantuan sosial beras PPKM.
Baca lebih lajut »
Mensos Risma Minta Beras Bansos PPKM yang Tidak Layak Konsumsi Segera Diganti yang Baru dan Bagus - Tribunnews.comBulog sudah menetapkan langkah-langkah penyelesaian dengan menarik dan menggantinya dengan beras berkualitas baik sesegera mungkin.
Baca lebih lajut »
Buwas Soal Beras Bansos: Jangan Bilang Ada Kutu, Telurnya Saja Tidak MungkinDirektur Utama Perusahaan Umum Bulog Budi Waseso atau Buwas memastikan beras untuk bantuan sosial (bansos) memiliki kualitas baik.
Baca lebih lajut »
Bulog Gandeng DNR Corporation Lanjutkan Bantuan Beras PPKM Tahap IIBulog turut bekerja sama dengan DNR Corporation sebagai pihak transporter dan PT Pos Indonesia sebagai mitra dalam menyalurkan bantuan sosial beras PPKM.
Baca lebih lajut »