Guru Di Nanti di Wamena

Indonesia Berita Berita

Guru Di Nanti di Wamena
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 52 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 63%

Padam listrik menjadi kendala belajar-mengajar di Wamena.

JAKARTA, JAYAWIJAYA — Pemerintahan di Kabupaten Jayawiya menjanjikan aktivitas pendidikan dan pelayanan masyarakat akan mulai berjalan pada Senin . Terkait hal itu, guru-guru yang sempat meninggalkan wilayah itu menyusul kerusuhan di Wamena pada Senin lalu diminta kembali untuk mengajar.

Adapun para guru memang belum semuanya kembali. Walakin, ia mengatakan, sekitar 70 persen para pengajar masih berada di Wamena. John berharap para guru yang belum dapat kembali karena berada di pengungsian untuk dapat pulang. Damaris mengatakan, meski masih merasakan trauma, ia siap jika diminta kembali beraktivitas mengajar agar pendidikan anak-anak tidak terhambat."Kita buka sekolah tunggu anak-anak," kata perempuan asal Toraja yang sudah mengajar sejak 2005 itu.

“Tidak cuma didata, akan tetapi kami juga mengumumkan di radio supaya warga melaporkan kalau ada rumahnya yang rusak, hancur, atau dibakar,” kata dia kepada Republika, Ahad. Mian menerangkan, tim pendataan baru berhasil memverifikasi sekitar 256 rumah dan ruko yang rusak karena dibakar. Verifikasi ia lakukan agar ada kepastian tentang kepemilikan.

Ia mengakui, kebanyakan aset pribadi tersebut milik para pendatang. Kendati ada juga sejumlah aset pribadi milik warga lokal, aset itu tengah disewakan untuk keluarga pendatang.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Ingin kembali mengajar, guru di Wamena butuh pemulihan traumaIngin kembali mengajar, guru di Wamena butuh pemulihan traumaDamaris salah seorang guru sekolah dasar di Wamena Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua mengatakan ingin kembali mengajar setelah peristiwa kerusuhan, namun ...
Baca lebih lajut »

Guru di Wamena Butuh Pemulihan TraumaGuru di Wamena Butuh Pemulihan TraumaGuru di Wamena membutuhkan pemulihan trauma usai terguncang pasca peristiwa kerusuhan, 23 September 2019 lalu.
Baca lebih lajut »

Guru di Wamena Siap Mengajar Meski Masih TraumaSeorang guru sekolah dasar di Wamena mengatakan ingin kembali mengajar setelah peristiwa kerusuhan meski membutuhkan pemulihan trauma. Wamena
Baca lebih lajut »

UPDATE Rusuh Wamena - Kapolda Papua: Jangan Tinggalkan Wamena, Jangan Takut, TNI-Polri Selalu Ada - Tribunnewswiki.comUPDATE Rusuh Wamena - Kapolda Papua: Jangan Tinggalkan Wamena, Jangan Takut, TNI-Polri Selalu Ada - Tribunnewswiki.comKapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw meminta warga tidak lagi eksodus meninggalkan Wamena, dan bagi yang sudah mengungsi untuk kembali.
Baca lebih lajut »

Panglima TNI: Ada 3.800 Pengungsi di Wamena, 8.600 Orang di JayapuraPanglima TNI: Ada 3.800 Pengungsi di Wamena, 8.600 Orang di JayapuraHadi memastikan layanan bantuan kesehatan, dapur umum dan penyaluran bantuan logistik bagi pengungsi berjalan dengan baik.
Baca lebih lajut »

Guru Wamena: Belum Siap Ngajar, Masih TraumaGuru Wamena: Belum Siap Ngajar, Masih TraumaAktivitas belajar mengajar di Wamena akan kembali dimulai pada Senin (7/10) besok.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-03-28 23:31:38