Partai berlambang pohon beringin itu berpandangan UU MD3 yang ada sekarang perlu digunakan dulu karena baru disahkan tahun 2018 lalu.
Jakarta, Beritasatu.com – Partai Golkar belum membahas soal penambahan pimpinan MPR. Sampai saat ini, PG masih berpegang pada UU MD3 yang menetapkan pimpinan hanya lima orang.
“Kami belum ada pembahasan. Kami tetap berpegang pada UU MD3 yang ada,” kata Ketua Fraksi PG di DPR Melchias Markus Mekeng di Jakarta, Kamis .“Kami tidak menolak tetapi juga tidak mendukung karena kami belum bahas,” tegas Mekeng yang juga Ketua Komisi XI DPR ini. Dia menambahkan PG siap dengan sistem paket yang ada dalam UU MD3 sekarang. Pasalnya sistem paket adalah juga bagian dari demokrasi yang dijalankan.Sumber: Suara Pembaruan
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kantor DPP Golkar Dilempar Bom Molotov, Agung Laksono: Golkar Tetap SolidAgung tak mau berspekulasi terkait identitas pelempar bom molotov ke kantor DPP Partai Golkar. Ia telah melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.
Baca lebih lajut »
Airlangga Dilaporkan Kader Golkar ke Mahkamah PartaiKetum Partai Golkar Airlangga Hartarto dilaporkan kadernya ke Mahkamah Partai Golkar. Airlangga dilaporkan dengan tuduhan DPP melakukan banyak pelanggaran.
Baca lebih lajut »
Massa Dikabarkan Kepung Kantor DPP Golkar, Ace: Tidak BenarMassa yang berada di kantor DPP Golkar disebut berasal dari AMPG.
Baca lebih lajut »
Pro-Bamsoet Sebut Kantor Golkar Dijaga Preman, AMPG Beri PenjelasanKantor DPP Golkar di kawasan Jakarta Barat disebut dijaga preman beratribut AMPG. Waketum AMPG Mustafa Raja memberikan penjelasan. Simak di sini:
Baca lebih lajut »
Kantor DPP Golkar Dilempar Bom Molotov oleh Orang Tak DikenalPolisi menemukan dua botol bekas sirup berisi bahan bakar yang diduga bekas bom molotov di Kantor DPP Golkar, Jalan Palmerah, Jakarta Barat.
Baca lebih lajut »
Kantor DPP Golkar di Jakbar Dilempari Molotov, Pelaku 4 Orang BermotorPelaku diduga berjumlah empat orang. Mereka datang dengan berboncengan dua sepeda motor. BomMolotov KantorDPPGolkar
Baca lebih lajut »