Waketum Demokrat Syarief Hasan menyatakan setiap parpol memiliki langkah kebijakan yang berbeda-beda, termasuk Gerindra yang jadi mitra koalisi di Pilpres 2019.
"Ya setiap partai punya kebijakan sendiri. Tidak bisa disamaratakan. Kalau partai A begini, Partai Demokrat begini. Beda," kata Syarief di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Koalisi Gemuk, Tantangan Besar Jokowi dan Potensi OligarkiMasuknya Gerindra dan Demokrat akan menambah gemuk koalisi Jokowi dan dukungan mayoritas di legislatif. Muncul potensi konflik internal.
Baca lebih lajut »
Ngabalin: Insyaallah AHY dan Edhy Prabowo Bisa Diterima di Kabinet JokowiKepastian bergabung atau tidaknya Demokrat dan Gerindra di Koalisi Indonesia Kerja (KIK) mutlak ada pada Presiden Jokowi. AliMochtarNgabalin
Baca lebih lajut »
Gerindra Ungkap Maksud Prabowo Temui Ketum Partai Koalisi JokowiBelakangan ini, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto aktif bertemu pimpinan partai koalisi pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Apa tujuan Prabowo?
Baca lebih lajut »
PDIP Serahkan Nasib Gerindra dan Demokrat ke JokowiPDIP menyebut keputusan Gerindra dan Demokrat gabung ke koalisi ada di tangan Presiden Joko Widodo selaku pemegang hak prerogatif dalam pembentukan kabinet.
Baca lebih lajut »
Jokowi Rangkul Oposisi, PKS Enggan SuuzanJokowi dinilai mengonsolidasikan seluruh parpol jelang pelantikan presiden 20 Oktober. Kekuatan oposisi terbesar pun merapat ke Istana. PKS tidak ingin berprasangka buruk. PKS Oposisi
Baca lebih lajut »
Demokrasi Perlu Oposisi: Kritik untuk Prabowo yang Mendekat ke Koalisi JokowiKetum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah memberi sinyal kuat untuk merapat ke koalisi Presiden Jokowi. Bagaimana jadinya jika demokrasi tanpa oposisi? Oposisi Prabowo
Baca lebih lajut »