Warga Desa Plumbungan, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara tak mampu menyembunyikan raut wajah bahagia saat ganjarpranowo wujudkan kemudahan akses air bersih
Kehadiran Bacapres Partai Perindo itu untuk meninjau bantuan pembangunan sistem penyediaan air minum . Sebelumnya, bertahun-tahun warga setempat harus menempuh jarak ratusan meter untuk mendapatkan air bersih.
”Sebenarnya di beberapa tempat kan memang kesulitan air bersih, maka kami cari bagaimana bisa mandiri. Yang pertama kami cari sumber mata air seperti di desa ini, ternyata jarak 500 meter ada sumber mata air,” ujar Ganjar.Setelah ditemukan sumber mata air, selanjutnya pemerintah memberikan bantuan agar warga bisa memanfaatkan dengan baik.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Desa tertinggal di Kaltim sisa lima desaDesa dengan status tertinggal berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun tersisa lima desa, mengalami penurunan 12 ...
Baca lebih lajut »
Prabowo ke Kepala Desa: Gunakan Dana Desa untuk Rakyat, Ojo Aji Mumpung!Prabowo menjadi pembicara di acara Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Rakernas Apdesi) 2023 di Jambi, Rabu, 26 Juli 2023.
Baca lebih lajut »
Dana Desa dan Peningkatan Desa MandiriTuntutan untuk menaikkan alokasi dana desa dalam pembahasan revisi Undang-Undang Desa menjanjikan manfaat yang lebih besar. Namun, mampukah anggaran negara mewujudkannya? KajianData AdadiKompas
Baca lebih lajut »
Warga Desa Karanggeneng Tidak Mau Jadi Tempat Pembuangan Sampah, Ini AlasannyaWARGA Karanggeneng, Kalurahan Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mengaku keberatan jika pemerintah berencana membangun tempat pembuangan sampah di tempat mereka tinggal.
Baca lebih lajut »
Nasib Si 'Cantik' dari Unram: Ledek Warga Desa Kayangan-Lanjut KKN di RumahCandaan mahasiswi Unram, NWAP, yang menyebut warga Desa Kayangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak ada yang cantik membuat ia lanjut KKN di rumah. via: detik bali
Baca lebih lajut »