Dorongan untuk menarik rambut merupakan salah satu cara untuk menghadapi kecemasan dan rasa stres.Waspada gangguan mental trikotilomania.
TEMPO.CO, Jakarta - Sering merasa tak tahan ingin mencabut rambut sendiri? Waspada gangguan mental trikotilomania. Menarik rambut sebenarnya merupakan salah satu cara untuk menghadapi kecemasan dan rasa stres yang melanda. Jika dibiarkan, trikotilomania dapat menyebabkan kebotakan hingga masalah emosi negatif.Pengidap trikotilomania tak hanya suka mencabut rambut di kepala, tapi juga di area alin seperti alis, bulu mata, atau bagian tubuh manapun yang ditumbuhi rambut.
Adapun gejala gangguan mental ini antara lain keinginan untuk terus menarik rambut, menghancurkan helaian rambut, memakan rambut , dan merasa lega setelah menarik rambut.Seiring dengan waktu, orang dengan trikotilomania akan merasakan efek samping dari apa yang dilakukannya, seperti kebotakan, sensasi gatal, penipisan rambut, iritasi kulit, dan merasa cemas berinteraksi sosial. Penyebab trikotilomania belum diketahui secara pasti, tapi faktor lingkungan dan genetik juga turut berperan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Menteri Pertanian China: Jika Anda Punya Cukup Bulir Padi, Anda Tidak Perlu Panik'Mangkuk nasi orang China harus selalu dipegang dengan kuat di tangan kita sendiri, dan harus penuh terutama dari bulir padi (produksi) China.'
Baca lebih lajut »
7 Permasalahan Orang Bertubuh Tinggi saat di Jepang Ini Bikin Geleng KepalaTak selalu menguntungkan, orang bertubuh tinggi juga bisa menemui kendala di kehidupannya.
Baca lebih lajut »
Nyeleneh! Barista Ini Bikin Latte Art Langsung di Mulut OrangAda-ada saja kelakuan barista yang satu ini. Ia bikin latte art bukan di dalam cangkir seperti lazimnya, melainkan langsung di mulut orang. LatteArt via detikfood
Baca lebih lajut »
Terapi Alpaka Bantu Perawatan Napi dengan Gangguan KejiwaanTerapi dengan memelihara alpaka, menjadi bagian dari perawatan untuk narapidana gangguan kesehatan mental di Jerman.
Baca lebih lajut »
Kemensos Tindak Lanjuti Kasus Perkosaan terhadap Perempuan ODGJ di NunukanKemensos menindaklanjuti kasus pemerkosaan terhadap perempuan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Nunukan, Kalimantan Utara.
Baca lebih lajut »