Dikabarkan, Arsenal harus lebih dahulu melepas dua bek mereka.
REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Meski belum resmi merapat ke Arsenal, Gabriel Magalhaes, sepertinya jadi bek yang ideal dengan kebutuhan pelatih Mikel Arteta. Pasalnya pemain yang masih jadi milik Lille itu diprediksi bakal jadi paket lengkap untuk buruknya sistem pertahanan the Gunners. Gabriel sebelumnya kerap dikaitkan dengan klub Merseyside, Everton.
Akan tetapi, Gabriel diklaim bakal memberikan atribut lengkap sebagai seorang bek tengah, yang diinginkan oleh Mikel Arteta. Faktor utamanya karena lini belakang the Gunners sejak beberapa musim lalu kerap menjadi labirin hitam. Dengan begitu, Gabriel merupakan paket lengkap pun solusi ideal untuk keroposnya lini belakang Meriam London. Apalagi, sepanjang musim kompetisi 2019/2020 Arsenal kerap kebobolan lewat gol-gol konyol.
Lebih lanjut, Gabriel memiliki catatan penampilan terbaik untuk urusan menekan penyerang lawan, ketimbang deretan bek Arsenal musum 2019/2020.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Papua Jadi Target Utama Transformasi BPP Jadi KostraTani |Republika OnlineKementan menyebut ada sembilan BPP siap jadi KostraTani
Baca lebih lajut »
Pakar: Laporan Hasil Riset Obat Covid-19 Harusnya ke BPOM |Republika OnlineUnair malah melaporkan hasil risetnya lebih dulu ke TNI dan BIN alih-alih ke BPOM.
Baca lebih lajut »
Konsorsium Riset: Belum Ada Obat Khusus Covid-19 |Republika OnlineKonsorsium Riset membantah klaim yang menyebut telah menemukan obat Covid-19.
Baca lebih lajut »
Satgas Minta Unair Jelaskan Kajian Obat Covid-19 |Republika OnlineSatgas menegaskan transparansi riset obat Covid-19 sangat penting.
Baca lebih lajut »
KSAD Temui Anies, Tetapi Belum Tawarkan Obat Covid-19 |Republika OnlineKSAD menemui Anies sebagai Wakil Ketua Pelaksana I Komite Penanganan Covid-19.
Baca lebih lajut »
Satgas Minta Unair Transparan Soal Kaji Etik Obat Covid-19 |Republika OnlineSatgas meminta pihak Unair transparan soal alur riset dan uji klinis obat Covid-19.
Baca lebih lajut »