Fenomena Thrifting, dari Eropa dan Kini Dijegal di Indonesia

Indonesia Berita Berita

Fenomena Thrifting, dari Eropa dan Kini Dijegal di Indonesia
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 21 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 12%
  • Publisher: 59%

Thrifting berakar dari Revolusi Industri dan jadi solusi dari dampak buruk fast fashion. Namun, popularitasnya justru jadi ancaman industri garmen Tanah Air.

Bisnis.com, JAKARTA — Bisnis pakaian 'layak-bekas' atau thrift kian populer beberapa tahun terakhir, meski fenomenanya sudah ada sejak lama. Kian menjamurnya bisnis barang thrift ini ternyata jadi gangguan buat eksistensi industri garmen di Tanah Air.

Thrift atau aktivitas thrifting sendiri sudah ada sejak lama. Sebelum di-branding sebagai thrift, di beberapa daerah di Jawa dikenal istilah-istilah ‘awul-awul’ sedangkan di Pontianak disebut ‘lelong’. Istilah 'lelong' berasal dari kata lelang yang diucapkan menggunakan dialek Sarawak Malaysia. Ada juga istilah ‘leker’ atau lelong keren yang masih dipakai oleh masyarakat Pontianak hingga kini.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Barang Thrifting Marak, Kemenkop UKM Bakal Semprit MarketplaceBarang Thrifting Marak, Kemenkop UKM Bakal Semprit MarketplaceProduk bekas yang digandrungi karena hemat diistilahkan dengan thrifting mengancam keberlangsungan industri dan UKM lokal.
Baca lebih lajut »

Top News,Konser Blackpink, Kolapsnya Silicon Valley Bank, hingga Tren ThriftingTop News,Konser Blackpink, Kolapsnya Silicon Valley Bank, hingga Tren ThriftingTren thrifting, konser Blackpink, dan ditutupnya Silicon Valley Bank, bank pemodal startup terbesar di AS, menjadi berita terpopuler.
Baca lebih lajut »

Impor Baju Bekas Dilarang, Thrifting di Bogor Sepi PeminatImpor Baju Bekas Dilarang, Thrifting di Bogor Sepi PeminatPenjualan baju bekas kini mulai melemah. Sulitnya mendapatkan pasokan barang branded membuat bisnis ini mulai ditinggalkan penggemar thrifting.
Baca lebih lajut »

Tolak thrifting impor, Teten: kita ingin lindungi UMKMTolak thrifting impor, Teten: kita ingin lindungi UMKMMenteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dengan tegas menolak jual beli baju bekas impor atau thrifting impor karena ingin melindungi industri tekstil milik ...
Baca lebih lajut »

Menteri Teten Masduki Tolak Tegas Thrifting Baju dan Sepatu Impor: Itu Barang SelundupanMenteri Teten Masduki Tolak Tegas Thrifting Baju dan Sepatu Impor: Itu Barang SelundupanImpor produk tekstil bekas dan ilegal yang dijalankan dalam kegiatan thrifting tidak sejalan dengan upaya Pemerintah mendorong konsumsi produk lokal melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.
Baca lebih lajut »

Menkop: Bisnis |em|Thrifting|/em| Rugikan Pelaku UMKM! |Republika OnlineMenkop: Bisnis |em|Thrifting|/em| Rugikan Pelaku UMKM! |Republika OnlineMenkop menilai thrifting pakaian maupun sepatu bekas impor memberikan dampak negatif.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 06:06:39