Fenomena Pengemis|em| Online|/em|, Sosiolog: |em|Ngemis|/em| Kian Banyak Saingan |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Fenomena Pengemis|em| Online|/em|, Sosiolog: |em|Ngemis|/em| Kian Banyak Saingan |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 42 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 20%
  • Publisher: 63%

Fenomena ngemis online dilakukan konten kreator dengan mengeksploitasi diri sendiri.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Sosiolog Universitas Airlangga Prof. Bagong Suyanto mengomentari fenomena 'pengemis online' di media sosial TikTok yang tengah menjadi sorotan. Kegiatan ngemis online dilakukan konten kreator dengan mengeksploitasi diri sendiri atau orang lain untuk mendapatkan hadiah.

Baca Juga "Itu adalah bentuk kreativitas karena menghadapi situasi yang semakin kompetitif. Jadi mengemis ini tidak mudah, makin banyak saingan, sehingga mereka perlu berkreasi untuk mendapatkan belas kasihan masyarat," kata Bagong, Kamis . Bagong mengecam adanya konten kreator yang mencoba mengeksploitasi orang tua mereka. Menurutnya, dibelakang layar pastinya banyak anak muda yang berperan, terutama dalam mengoperasikan media sosial tersebut.

Terkait fenomena tersebut, kata Bagong, pemerintah harus mampu melakukan perang wacana. Sebab, 'pengemis online' tidak bisa ditindak seperti halnya pengemis pada umumnya dengan bantuan Dinas Sosial atau Satpol PP. Bagong menegaskan, biar masyarakat yang akan menghakimi hal tersebut dengan cara tidak menyumbang atau tidak menonton konten dimaksud.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Fenomena |em|New Moon|/em|, BMKG Imbau Waspada Banjir Rob |Republika OnlineFenomena |em|New Moon|/em|, BMKG Imbau Waspada Banjir Rob |Republika OnlineBanjir rob berpotensi terjadi di Sumatera hingga pesisir utara Jakarta.
Baca lebih lajut »

Fenomena |em|Super New Moon|/em|, BPBD Indramayu Imbau Warga Waspada Banjir Rob |Republika OnlineFenomena |em|Super New Moon|/em|, BPBD Indramayu Imbau Warga Waspada Banjir Rob |Republika OnlineBPBD memonitor kondisi pasang air laut di pesisir Kabupaten Indramayu.
Baca lebih lajut »

Jokowi Targetkan Angka |em|Stunting |/em|Turun di Bawah 14 Persen di 2024 |Republika OnlineJokowi Targetkan Angka |em|Stunting |/em|Turun di Bawah 14 Persen di 2024 |Republika OnlineAngka stunting di Indonesia terus mengalami penurunan sejak 2014
Baca lebih lajut »

Ciri-Ciri Menu Spesial di Restoran yang tak Layak Dibeli Menurut |em|Chef|/em| |Republika OnlineCiri-Ciri Menu Spesial di Restoran yang tak Layak Dibeli Menurut |em|Chef|/em| |Republika OnlineMenu spesial restoran dapat dibuat dari stok bahan-bahan lama yang tidak habis.
Baca lebih lajut »

Tangani |em|Stunting, |/em|Kecamatan Sidareja Cilacap Bentuk Tim Khusus PMT |Republika OnlineTangani |em|Stunting, |/em|Kecamatan Sidareja Cilacap Bentuk Tim Khusus PMT |Republika OnlineNugroho memerintahkan agar menu PMT diseragamkan di seluruh desa
Baca lebih lajut »

Kembangkan Industri Halal, Malaysia Sudah Punya |em|Halal Industry Master Plan|/em| |Republika OnlineKembangkan Industri Halal, Malaysia Sudah Punya |em|Halal Industry Master Plan|/em| |Republika OnlineHIMP memuat berbagai rencana strategis guna menyadari potensi halal.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 17:53:28