William meminta Pemprov DKI Jakarta menjelaskan alasan pembelian antivirus tersebut. Megapolitan
Dalam dokumen KUA-PPAS 2020, anggaran pembelian antivirus tercantum dalam pos anggaran Unit Pengelola Teknologi Informasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta.Nama kegiatannya, yakni penyediaan lisensi perangkat lunak dan antivirus. Dalam kolom target tertulis"3 jenis".Anggaran yang diusulkan Pemprov DKI itu akan dibahas dan disetujui DPRD DKI Jakarta. Anggaran itu kemudian akan dievaluasi Kementerian Dalam Negeri.
Pembahasan KUA-PPAS 2020 belum dilaksanakan karena DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 belum membentuk alat kelengkapan DPRD.Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
NasDem DKI Pertanyakan Anggaran RTH yang Capai Rp1 TriliunNova Paloh angkat bicara soal pengadaan anggaran untuk lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) kurang lebih sebesar Rp1 triliun.
Baca lebih lajut »
PSI Ungkap Usulan Anggaran DKI belum Diunggah Pemprov'Hingga kini, belum ada dokumen APBD KUA-PPAS 2020 di website APBD kita. Bagaimana masyarakat DKI Jakarta dapat mengetahui untuk apa uangnya digunakan?'
Baca lebih lajut »
Pemilihan Wagub DKI, Dewan Pastikan Setelah Ketua DPRD DilantikKetua Fraksi PDIP Gembong Warsono mengatakan, pemilihan Wagub akan berjalan setelah ketua DPRD dilantik oleh Kementerian...
Baca lebih lajut »
Kemendagri Sebut SK Pimpinan DPRD DKI Sudah DisiapkanPimpinan DPRD bukan dilantik tapi pengucapan sumpah janji.
Baca lebih lajut »
Warga Pilih Mengadu ke DPRD DKI, Fraksi Golkar Sebut Itu Tanda JSC Tak OptimalIa beropini bahwa pengaduan warga tidak direspons dengan cepat oleh SKPD meski sudah masuk ke JSC.
Baca lebih lajut »
Wacana DPRD DKI Minta Pajak Hiburan Dinaikkan 40 Persen...Saat ini pajak hiburan berada di presentase 25 persen yang harus dibayarkan oleh pengusaha.
Baca lebih lajut »