Erdogan mengatakan peristiwa baru-baru ini telah merusak perjuangan yang berlangsung sejak 2018 dan membahayakan pencapaian periode transisi.
PRESIDEN Turki Recep Tayyip Erdogan melakukan panggilan telepon dengan dua pemimpin militer yang berseteru di Sudan guna menegaskan pentingnya perlindungan terhadap warga dan institusi Turki di tengah konflik yang berlangsung di negara itu.
Menurut pernyataan Direktorat Komunikasi seperti dilansir dari Antara pada Jumat , Erdogan melakukan panggilan telepon terpisah dengan Ketua Dewan Kedaulatan Sudan Jenderal Abdel Fettah al-Burhan dan Wakil Ketua sekaligus pemimpin paramiliter Muhammad Hamdan Dagalo. Dalam pembicaraan telepon tersebut, Erdogan mengatakan Turki memperhatikan perkembangan situasi di Sudan dan menegaskan dukungan tulus Ankara terhadap proses transisi di Sudan sejak awal.Dia mengajak semua pihak untuk mengakhiri konflik dan pertumpahan darah serta kembali melakukan dialog.
Erdogan juga meminta Sudan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan persatuan masyarakat dan menyelesaikan masalah dengan akal sehat dan pikiran terbuka.Erdogan lebih lanjut mengatakan Turki akan terus mendukung Sudan dan rakyatnya dalam proses transisi dan siap memberikan semua jenis dukungan, termasuk menjadi tuan rumah kemungkinan inisiatif mediasi.
Dia juga menekankan bahwa tindakan yang tepat harus diambil untuk memastikan penggunaan Bandara Khartoum yang aman untuk memastikan transportasi warga Turki kembali ke tanah airnya dan membuka koridor bantuan kemanusiaan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Erdogan Telepon Pimpinan Militer Sudan, Desak Perlindungan Warga TurkiPresiden Turki Recep Tayyip Erdogan menelepon dua pemimpin militer yang berseteru di Sudan, mendesak perlindungan terhadap warga dan institusi Turki.
Baca lebih lajut »
Erdogan Telepon Pemimpin Militer Sudan, Desak Lindungi Warga TurkiPresiden Turki Recep Tayyip Erdogan menelpon pemimpin Sudan dan mendesak perlindungan warga Turki di sana.
Baca lebih lajut »
Konflik di Sudan Memanas, Menlu Retno Desak DK PBB Gelar Pertemuan DaruratIndonesia melalui Kemlu RI mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera melakukan pertemuan darurat membahas konflik di Sudan.
Baca lebih lajut »
Perang Saudara di Sudan Makin Memanas, Indonesia Desak DK PBB Segera BertindakKementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mendesak Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar segera bertindak merespons kondisi yang memanas di Sudan.
Baca lebih lajut »
Indonesia Desak DK PBB Gelar Pertemuan Darurat Bahas Krisis Sudan |Republika OnlinePertemuan darurat dibutuhkan untuk penerapan jeda kemanusiaan di Sudan
Baca lebih lajut »
Sekjen PBB Kutuk Pertempuran di Sudan, Desak Gencatan Senjata Selama IdulfitriSekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengecam keras pertempuran yang terjadi di Sudan.
Baca lebih lajut »