Enggak Terima Food Estate Disebut Gagal, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko Buka Suara

Indonesia Berita Berita

Enggak Terima Food Estate Disebut Gagal, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko Buka Suara
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 SINDOnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 44 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 51%

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko membantah anggapan bahwa program Food Estate di sejumlah daerah gagal, begini penjelasannya. Sindonews news .

Menurutnya untuk memperoleh hasil yang signifikan, Food Estate membutuhkan waktu minimal enam hingga tujuh kali musim panen."Persoalan gagal tidak bisa langsung di judgement dalam tempo yang dekat ya," ujar Moeldoko saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu .Food Estate diterangkan olehnya, harus melewati treatment khusus lantaran struktur tanah di sejumlah daerah berada di lahan rawa.

Struktur tanah, lanjut Moeldoko, tidak serta-merta berfungsi sama atas komoditas taman yang berbeda, larena itu dibutuhkan penanganan. Dia mencontohkan, Food Estate di Kabupaten Keerom, Papua, di mana lahan tersebut dulunya adalah kebun kelapa sawit yang diubah menjadi lahan jagung. "Tanah itu awalnya dari tanaman sawit berubah jadi jagung, tidak serta merta berfungsi sama, mesti ada treatment," tuturnya.

Moeldoko menyebut struktur tanah di Keerom sangat baik. Lantaran, hasil tanam awal komoditas jagung bisa menghasilkan di atas 5 ton. Dia optimistis, komoditas yang dihasilkan di Food Estate paling Timur Indonesia itu makin maksimal ke depannya. "Makanya hasilnya baru sekian ton. Nanti pada tanaman kelima saya yakin bisa 9 ton, 11 ton, jadi jangan langsung dibilang gagal, apalagi Food Estate perlu treatment khusus," kata dia.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

SINDOnews /  🏆 40. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

4 Syarat Subsidi Motor Listrik Mau Dievaluasi Gegara Sepi Peminat4 Syarat Subsidi Motor Listrik Mau Dievaluasi Gegara Sepi PeminatKepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengungkap pemerintah akan mengevaluasi persyaratan subsidi motor listrik.
Baca lebih lajut »

Moeldoko Geram soal Impor Buah: Alpukat dari Australia, Sinting!Moeldoko Geram soal Impor Buah: Alpukat dari Australia, Sinting!Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko geram karena Indonesia langganan impor buah-buahan.
Baca lebih lajut »

Moeldoko Bantah Program Food Estate Gagal!Moeldoko Bantah Program Food Estate Gagal!Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membantah program lumbung pangan, Food Estate, gagal.
Baca lebih lajut »

Article headlineGELORA.CO - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menampik pernyataan Kepala Komisi IV DPR yang menilai program food estate gagal. Menurut dia, ...
Baca lebih lajut »

Geram soal Impor Buah, Moeldoko: Ironis! Alpukat dari Australia, Padahal Bisa TanamGeram soal Impor Buah, Moeldoko: Ironis! Alpukat dari Australia, Padahal Bisa TanamKepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, mengaku geram dengan fenomena ironis bahwa sampai saat ini Indonesia masih kerap mengimpor buah-buahan.
Baca lebih lajut »

Subsidi Motor Listrik Tak Laku, Pemerintah Harus Apa?Subsidi Motor Listrik Tak Laku, Pemerintah Harus Apa?Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan, pihaknya masih melakukan pengkajian terhadap persyaratan pemberian subsidi motor listrik akan dievaluasi kembali
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 10:14:17