Profesor Herawati Sudoyo, PhD ilmuwan dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman menyampaikan bahwa sejauh ini belum ada yang berani memprediksi kapan COVID-19 akan berakhir.
Liputan6.com, Jakarta Peneliti Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Profesor Herawati Sudoyo, PhD menyampaikan bahwa sejauh ini belum ada yang berani memprediksi kapan COVID-19 akan berakhir.
“Kita tahu bahwa di Indonesia ada 270 juta penduduk. Itu perlu 70 persen dari penduduk Indonesia divaksinasi.” Di sisi lain ia mengingatkan, perlu waktu bertahun-tahun untuk membebaskan diri dari virus. Ia mengambil contoh kasus polio yang memerlukan waktu bertahun-tahun barulah dunia bisa bebas dari polio.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tim Kesehatan Tak Siap, Jambi Belum Mampu Lakukan Rapid Test Massal Covid-19Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi akan segera mengaktifkan kembali pos komando (posko) Covid-19 di seluruh perbatasan Jambi dengan daerah lain.
Baca lebih lajut »
Wabah Covid-19 Tak Pengaruhi Investasi di Jawa TimurKENDATI masa pandemi, nilai investasi di Jawa Timur mengalami peningkatan. Pertumbuah investasi di Jawa Timur berada di atas rata-rata pertumbuhan investasi nasional.
Baca lebih lajut »
Kekurangan Bambu, Dua Panda di Kanada Tak Bisa Pulang ke China Akibat Covid-19Panda bernama Er Shun dan Da Mao tidak bisa kembali ke China lantaran izin perjalanan internasional masih belum disetujui China.
Baca lebih lajut »
Mendagri Tito: Petahana yang Tak Serius Tangani Covid-19 Tidak Usah DipilihTito Karnavian mengatakan, hal itu akan menjadi sanksi bagi kepala daerah yang tak serius menangani pandemi Covid-19 di wilayahnya.
Baca lebih lajut »
Kasus COVID-19 Tak Kunjung Turun, Warga Jatim Digelontor 26 Juta MaskerTingginya kasus COVID di Jawa Timur (Jatim), menjadi perhatian khusus dari pemerintah pusat. Tingginya kasus COVID di Jawa...
Baca lebih lajut »