Efektivitas BBM Euro 4 Pada Alat Berat Masih Dikaji
Bisnis.com, JAKARTA – Direktur Perkumpulan Tenaga Ahli Alat Berat Indonesia Rochman Alamsjah mengatakan bahwa organisasinya masih melakukan riset dan studi terkait efisiensi dan efektivitas bahan bakar minyak berstandar Euro 4 pada kendaraan alat berat.
Pada saat yang sama, Rochman menjelaskan bahwa penerapan Euro 4 juga akan mengalami gangguan operasional. Biasanya, hal yang baru bagi operator belum bisa diantisipasi secara klir. Itu sebabnya, sumber daya manusia dalam menggunakan alat berat dengan standar BBM Euro 4 harus dikembangkan agar lebih akomodatif.
Kewajiban kendaraan bermesin diesel menggunakan Euro 4 efektif berlaku pada April. Saat ini, Rochman menuturkan bahwa umumnya alat berat di Indonesia masih menggunakan mesin Euro 2 dan Euro 3. Produk-produk tersebut pun masih harus diimpor dalam keadaan utuh atau completely built up . Dari keseluruhan impor, angkutan barang dengan spesifikasi berat kotor lebih dari 45 ton yang didatangkan secara CBU dengan nomor HS 87041037 merupakan kontributor terbesar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Eropa Tambah Pasokan Batu Bara Indonesia, Pelaku Industri Otomotif Ketiban Rezeki | Otomotif - Bisnis.comGabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengatakan bahwa permintaan kendaraan besar untuk pertambangan, khususnya pengangkutan batu bara naik untuk truk.
Baca lebih lajut »
Penjualan Mobil Sedan Terbaru Suram, Intip Strategi Honda Mengantisipasi | Otomotif - Bisnis.comProdusen mobil honda bersiap menjual dua jenis produknya ke pasar ekspor yakni Honda Brio dan Honda BRV.
Baca lebih lajut »
Swap Bidik Capai 1.000 Titik Tempat Tukar Baterai Motor Listrik di 2022 | Otomotif - Bisnis.comSwap membidik kerja sama dengan korporasi yang berminat mendukung ekosistem motor listrik, lewat ikut menyediakan titik penukaran baterai.
Baca lebih lajut »
Peluang Bisnis Properti di Bogor Masih Terbuka Lebar | Ekonomi - Bisnis.comSaat ini Pemerintah Kabupaten Bogor tengah mengubah fokus pengembangan properti dan infrastruktur ke daerah barat dan timur.
Baca lebih lajut »
Rupiah dan Inflasi Masih Aman, BI Diproyeksi Tahan Suku Bunga | Finansial - Bisnis.comBank Indonesia (BI) diperkirakan akan kembali mempertahankan suku bunga acuan pada tingkat 3,5 persen, mempertimbangkan inflasi yang masih terkendali secara fundamental.
Baca lebih lajut »
Outlook Pasar Obligasi Indonesia pada Semester II/2022, Kejutan The Fed | Market - Bisnis.comImbal hasil obligasi AS atau US Treasury yang naik akan membuat spread yield SBN dan US Treasury menyempit.
Baca lebih lajut »