Militer dilaporkan Myanmar melakukan pembantaian di barat laut negara pada Juli
REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Duta Besar Myanmar untuk PBB mengirimkan surat ke Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Ia mengatakan bulan lalu militer Myanmar melakukan pembantaian di barat laut negara itu.
Baca Juga Diperkirakan sekitar 10 ribu orang terpaksa meninggalkan daerah tersebut. Kyaw Moe Tun menambahkan pada akhir bulan ditemukan 13 jenazah di desa Zee Pin Twin setelah terjadi bentrokan antara pasukan keamanan dan pejuang setempat. Militer kemudian memecatnya tapi PBB tidak mengakui kudeta militer dan ia tetap menjadi perwakilan Myanmar di PBB. Kyaw Moe Tun mendesak Dewan Keamanan PBB dan masyarakat internasional untuk menjatuhkan embargo senjata ke militer Myanmar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Diplomat Myanmar Ingatkan PBB Tentang Dugaan Pembantaian Oleh Militer - Tribunnews.comDuta Besar Myanmar untuk PBB mengingatkan badan dunia ini tentang laporan pembantaian yang diduga dilakukan militer Myanmar
Baca lebih lajut »
Kementan akan Kukuhkan Ribuan Duta Petani Milenial |Republika OnlinePengukuhan Duta Petani Milenial untuk tingkatkan peran generasi muda di pertanian
Baca lebih lajut »
Kemenkumham: Sebagian Besar Parpol Berbadan Hukum tak Aktif |Republika OnlineAda 74 partai politik yang berbadan hukum terdata,48 tidak aktif.
Baca lebih lajut »
Guru Besar Unair Ingatkan Pentingnya Jaga Cagar Budaya |Republika OnlineSeharusnya bangunan cagar budaya dapat dijadikan penanda sejarah.
Baca lebih lajut »
|em|Penderma.id|/em| Beli Sayur Petani untuk Dibagikan ke Dhuafa |Republika OnlineSelain mendapatkan HPP, mereka juga akan mendapatkan profit dari penjualan.
Baca lebih lajut »
Hikmah Masukan Air ke Hidung Saat Berwudhu: Mencegah Covid |Republika OnlineBerwudhu bisa mencegah terpapar Covid-19.
Baca lebih lajut »