Diplomat Myanmar Ingatkan PBB Tentang Dugaan Pembantaian Oleh Militer - Tribunnews.com

Indonesia Berita Berita

Diplomat Myanmar Ingatkan PBB Tentang Dugaan Pembantaian Oleh Militer - Tribunnews.com
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 tribunnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 31 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 16%
  • Publisher: 51%

Diplomat Myanmar Ingatkan PBB Tentang Dugaan Pembantaian Oleh Militer

Menyusul insiden itu, katanya, 10.000 penduduk meninggalkan daerah tersebut.

Dia mengatakan, 13 mayat lagi ditemukan pada hari-hari setelah bentrokan antara pejuang lokal dan pasukan keamanan pada 26 Juli. Kyaw Moe Tun menambahkan bahwa 11 pria lainnya, termasuk seorang anak laki-laki berusia 14 tahun, tewas dan dibakar di sebuah desa terpisah pada 28 Juli. Dalam surat itu, duta besar mengulangi seruannya bagi embargo senjata global terhadap militer dan intervensi kemanusiaan mendesak dari komunitas internasional.

“Kami tidak bisa membiarkan militer terus melakukan kekejaman seperti ini di Myanmar,” kata Kyaw Moe Tun kepada AFP, seperti dilansir dari Al Jazeera.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

tribunnews /  🏆 37. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

PBB Serukan Perlindungan Warga Sipil di AfghanistanPBB Serukan Perlindungan Warga Sipil di AfghanistanPerserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak pihak-pihak yang bertikai di Afghanistan untuk melindungi warga sipil.
Baca lebih lajut »

AS Tuduh Pemerintahan Militer Myanmar Sengaja Ulur Waktu |Republika OnlineAS Tuduh Pemerintahan Militer Myanmar Sengaja Ulur Waktu |Republika OnlinePemimpin militer Myanmar memperpanjang tenggat waktu pemilu
Baca lebih lajut »

Polisi Setop Kasus Dugaan Ancaman oleh Anggota DPRD PangkepPolisi Setop Kasus Dugaan Ancaman oleh Anggota DPRD PangkepPolisi menyatakan anggota DPRD Pangkep Amiruddin dan pengelola Rumah Tahfiz Alquran di Makassar sepakat berdamai dan menyelesaikan kasus secara kekeluargaan.
Baca lebih lajut »

Indonesia tegaskan ASEAN tak beri pengakuan terhadap junta MyanmarIndonesia tegaskan ASEAN tak beri pengakuan terhadap junta MyanmarIndonesia menegaskan bahwa Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) tidak memberi pengakuan terhadap pemerintahan junta militer Myanmar, meskipun telah ...
Baca lebih lajut »

Soroti Dugaan Penghinaan Ayu Ting-Ting oleh Hater, Hotman Paris Hutapea: Lupakan SajaSoroti Dugaan Penghinaan Ayu Ting-Ting oleh Hater, Hotman Paris Hutapea: Lupakan SajaKeinginan Ayu Ting Ting dan keluarganya mempolisikan hater bernama Kartika Damayanti mendapat perhatian dari pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Keinginan Ayu...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-03-01 00:48:29