Jabatan Komandan Distrik Militer 1417 Kendari, Sulawesi Tenggara, diserahterimakan dari Kolonel Kaveleri Hendi Suhendi kepada Kolonel Infantri Alamsyah, dipimpin Komandan Korem 143 Halu Oloe, Kolonel Inf. Yustinus Nono Yulianti, di Aula Sudirman Korem 143 Haluoleo.
Liputan6.com, Kendari - Irma Zulkifli Nasution, istri mantan Komandan Distrik Militer 1417 Kendari, Kolonel Kaveleri Hendi Suhendi, menangis saat acara serah terima jabatan Komandan Distrik Militer 1417 di Aula Sudirman Korem 143 Haluoleo, Sabtu .
"Saya prajurit yang setia dan hormat keputusan pimpinan. Saya dan keluarga ikhlas menerima keputusan komandan," kata Hendi Suhendi didampingi istri di Kendari, Sabtu dilansir Antara. 2 dari 2 halamanPelajaran Bagi Prajurit dan IstriKolonel Hendi Suhendi diberhentikan karena unggahan istrinya terkait insiden penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto di Pandeglang, Banten.
"Pergantian Komandan Distrik Militer 1417 Kendari patut menjadi pelajaran berarti bagi prajurit mau pun istri prajurit. Apa yang menimpa mantan Dandim Kendari Hendi Suhendi merupakan keputusan final pimpinan," kata Danrem Yustinus.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Dandim Kendari Dicopot karena Unggahan Istri di Facebook Soal Penusukan Wiranto - Tribun JatengUnggahan istri di medsos membuat Dandim Kendari Kolonel Hendi Suhendi (HS) dicopot dari jabatannya.
Baca lebih lajut »
Gara-gara Unggahan Istri di Facebook soal Penusukan Wiranto, Dandim Kendari Dicopot dari Jabatannya - Tribun AmbonGara-gara Unggahan Istri di Facebook soal Penusukan Wiranto, Dandim Kendari Dicopot dari Jabatannya
Baca lebih lajut »
Istri Mantan Dandim Kendari Menangis Saat SertijabKolonel Hendi dicopot dari jabatan Dandim Kendari karena postingan nyinyir sang istri
Baca lebih lajut »
Jadi Penyebab Kolonel Hendi Suhendi Dicopot dari Jabatan, Sang Istri MenangisDandim 1417 Kendari Kolonel Hendi Suhendi dicopot dari jabatannya karena sang istri menulis ujaran kebencian soal Wiranto di media sosial KolonelHendiSuhendi
Baca lebih lajut »