Diskon Libur Natal dan Tahun Baru: Antisipasi Kenaikan PPN 2025

Ekonomi Berita

Diskon Libur Natal dan Tahun Baru: Antisipasi Kenaikan PPN 2025
PPNDiskonNatal
  • 📰 KompasTV
  • ⏱ Reading Time:
  • 34 sec. here
  • 7 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 34%
  • Publisher: 63%

Masyarakat memanfaatkan diskon besar-besaran menjelang Natal dan Tahun Baru untuk membeli barang kebutuhan sebelum kenaikan PPN 12% berlaku pada Januari 2025.

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru , berbagai brand di pusat perbelanjaan berlomba-lomba menawarkan potongan harga besar-besaran. Momen obral ini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk membeli kebutuhan sebelum pemberlakuan pajak pertambahan nilai ( PPN ) sebesar 12 persen yang akan mulai berlaku pada Januari 2025. Diskon akhir tahun menjadi daya tarik bagi banyak orang, terutama untuk mengantisipasi kenaikan PPN yang dipastikan akan diberlakukan pada awal tahun depan.

Masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk belanja barang yang dibutuhkan dengan harga lebih murah. Menurut Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies, Bhima Yudhistira, antusiasme masyarakat dalam berbelanja bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan, tetapi juga sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan pola konsumsi akibat kenaikan PPN. Meskipun banyak penolakan terhadap kebijakan ini, pemerintah memastikan bahwa kenaikan PPN 12 persen akan tetap berlaku pada 2025. Dengan demikian, akhir tahun ini menjadi momen penting bagi konsumen untuk memanfaatkan diskon dan menghindari pembelian dengan harga yang lebih tinggi setelah pemberlakuan PPN yang baru

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

KompasTV /  🏆 22. in İD

PPN Diskon Natal Tahun Baru Konsumsi

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Kenaikan PPN dan Persiapan Liburan Natal Tahun Baru 2025Kenaikan PPN dan Persiapan Liburan Natal Tahun Baru 2025Kompas cetak melaporkan kenaikan PPN menjadi 12% mulai 1 Januari 2025 dan persiapan arus liburan Natal dan Tahun Baru 2025. Pemerintah menyiapkan insentif fiskal dan nonfiskal untuk masyarakat dan UMKM, sedangkan puncak arus liburan diprediksi terjadi pada 21 dan 28 Desember 2024.
Baca lebih lajut »

Sambut Natal dan Tahun Baru, Antam Hadirkan Emas Batangan Gift Series, Hadiah Natal Bernilai InvestasiSambut Natal dan Tahun Baru, Antam Hadirkan Emas Batangan Gift Series, Hadiah Natal Bernilai InvestasiSebentar lagi Natal dan Tahun Baru 2025!
Baca lebih lajut »

Kapolda NTT Serahkan Bingkisan Natal dan Awasi Pengamanan Natal Tahun BaruKapolda NTT Serahkan Bingkisan Natal dan Awasi Pengamanan Natal Tahun BaruKapolda NTT Irjen Daniel Silitonga menyerahkan bingkisan natal kepada anggota polisi dan instansi terkait lainnya selama Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Turangga 2024 untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru. Kapolda menekankan Operasi Lilin 2024 akan berlangsung selama 13 hari mulai 21 Desember 2024 sampai 2 Januari 2025 dengan mengerahkan 3.879 personel.
Baca lebih lajut »

7 Ruas Tol Baru Siap Beroperasi Fungsional Saat Natal 2024 dan Tahun Baru 20257 Ruas Tol Baru Siap Beroperasi Fungsional Saat Natal 2024 dan Tahun Baru 2025Kementerian PUPR akan membuka operasional fungsional 120,4 kilometer jalan tol baru di Jawa dan Sumatera untuk mendukung arus mudik Nataru 2024/2025.
Baca lebih lajut »

196 Kilometer Jalan Tol Baru Beroperasi di 2024, Mendukung Mudik Natal dan Tahun Baru196 Kilometer Jalan Tol Baru Beroperasi di 2024, Mendukung Mudik Natal dan Tahun BaruKementerian Pekerjaan Umum (PU) melaporkan terdapat 196 km ruas jalan tol baru beroperasi di tahun 2024. Penambahan ini menjadi upaya pemerintah untuk meningkatkan layanan transportasi jalan, termasuk mendukung kelancaran mudik selama periode Nataru 2024-2025.
Baca lebih lajut »

Baru Terjual 31 Persen, Tiket Kereta Natal dan Tahun BaruBaru Terjual 31 Persen, Tiket Kereta Natal dan Tahun BaruHarga tiket kereta api komersial yang meningkat 10-14 persen dibanding masa biasa dinilai tidak menekan animo masyarakat. Animonya baru bisa dinilai H-7 masa libur.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-03-29 08:07:16