Dinkes Depok Rutin Bagi Tablet Tambah Darah Cegah Stunting

Indonesia Berita Berita

Dinkes Depok Rutin Bagi Tablet Tambah Darah Cegah Stunting
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 67 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 63%

Sebanyak 18 ribu remaja putri dan ibu hamil ditargetkan dapat tablet tambah darah.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Dinas Kesehatan Kota Depok rutin berikan tablet tambah darah ke sekolah, posyandu, maupun puskesmas. Langkah ini guna"Kami akan terus-menerus upayakan pencegahan stunting, salah satunya dengan rutin memberikan tablet tambah darah," ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Depok, May Haryanti, di Balai Kota Depok, Selasa .

May menambahkan, pihaknya juga aktif melakukan kampanye dan penyuluhan kepada ibu hamil dan pelajar putri, yakni Kampanye Simpatik Penyuluhan Stunting."Tablet tambah darah terus kami berikan ke remaja putri dan ibu hamil dengan maksud agar kasus stunting tidak lagi ada di Kota Depok," terang dia. Menurut May, selain melalui pelayanan kesehatan ke sekolah, posyandu, dan puskesmas, pihaknya juga memberikan tablet tambah darah ke remaja putri dan ibu hamil yang hadir saat kegiatan yang berkaitan dengan penyuluhan stunting. Tujuannya agar terus mengingatkan dan mengajaknya untuk rutin mengonsumsi tablet tambah darah.

Tahun ini, di Kota Depok ditargetkan sebanyak 18 ribu remaja putri dan ibu hamil mendapatkan asupan tablet tambah darah. Sebelumnya, pada 2018 ditargetkan 16 ribu pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri dan ibu hamil."Alhamdulillah target kami tahun lalu dapat tercapai. Semoga tahun ini pemberian tablet tambah darah dapat melebihi target kembali," harapnya.

Dinkes Depok mengimbau kepada semua remaja putri dan ibu hamil untuk rutin mengonsumsi tablet tambah darah."Saat menstruasi maupun saat kehamilan jangan lupa minum tablet tambah darah karena dengan rutin mengonsumsi tablet tambah darah dapat berpengaruh tumbuh kembang anak," jelasnya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Gempa Banten, Guncangan Terasa Kuat di Bogor dan DepokGempa Banten, Guncangan Terasa Kuat di Bogor dan DepokGempa Banten yang berpusat di laut 59 kilometer barat daya Bayah, Banten itu terasa hingga ke sejumlah wilayah.
Baca lebih lajut »

Konsulat RI Jeddah ajak pengusaha Depok masuk pasar Arab SaudiKonsulat RI Jeddah ajak pengusaha Depok masuk pasar Arab SaudiWakil Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah Azman Ridha mengajak kalangan bisnis di Depok, Jawa ...
Baca lebih lajut »

Geser PDI-P, PKS Kuasai Kursi DPRD Kota DepokGeser PDI-P, PKS Kuasai Kursi DPRD Kota DepokPKS (Partai Keadilan Sejahtera) memperoleh suara paling tinggi, yaiut 12 kursi DPRD. Sementara PDI-P kali ini hanya mendapat 10 kursi.
Baca lebih lajut »

404 Jamaah Haji Kloter Terakhir Kota Depok di Berangkatkan | ihram.co.id404 Jamaah Haji Kloter Terakhir Kota Depok di Berangkatkan | ihram.co.idJamaah haji Kota Depok menginap di Embarkasi Bekasi.
Baca lebih lajut »

Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah Kontrakan di DepokKebakaran Hanguskan Tiga Rumah Kontrakan di DepokSebanyak 10 unit mobil damkar diterjunkan untuk memadamkan api.
Baca lebih lajut »

Polisi Tembak Polisi di Depok: Berawal dari Lapangan SancaPolisi Tembak Polisi di Depok: Berawal dari Lapangan SancaTersangka dalam kasus polisi tembak polisi di Kota Depok bukanlah paman dari F (16 tahun), remaja tersangka tawuran. Begini kronologis versi keluarga.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 14:55:56