Tiga pejabat Kejari Indragiri Hulu, Riau, diduga meraup Rp650 juta hasil memeras kepala sekolah terkait penyaluran dana BOS.
Jakarta, CNN Indonesia --menduga tiga tersangka yang merupakan pejabat Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu, Riau, diduga meraup keuntungan hingga Rp650 juta hasil memeras para kepala sekolah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Fedrik Adhar Meninggal karena Corona, Kejari Jakut Gelar Rapid TestJaksa Agung ST Burhanuddin menyebut JPU kasus penyerangan Novel Baswedan, Fedrik Adhar meninggal dunia karena terkonfirmasi positif Corona. Kejaksaan Negeri Jakarta Utara akan melakukan rapid test kepada karyawannya. FedrikAdhar
Baca lebih lajut »
Jaksa Kasus Novel Positif Covid, Kejari Jakut Tutup SementaraKejaksaan Negeri Jakut menutup sementara pelayanan umum usai Jaksa kasus Novel Baswedan, Fedrik Adhar meninggal dengan status konfirmasi positif Covid-19.
Baca lebih lajut »
Kejagung Benarkan Tiga Jaksa di Kejari Inju Jadi TersangkaKetiganya langsung ditahan di Rutan Salemba cabang Kejagung untuk 20 hari ke depan.
Baca lebih lajut »
Jaksa Fedrik Meninggal Terpapar Covid, Kejari Jakut Tutup Dua HariKantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara (Jakut) ditutup selama dua hari, Selasa- Rabu 18-19 Agustus 2020. Kantor...
Baca lebih lajut »
Kasus Pemerasan 63 Kepsek di Riau, 6 Pejabat Kejari Inhu Dijatuhi Hukuman DisiplinKasus ini bermula dari pemberitaan di media massa mengenai mundurnya 63 kepala sekolah di Inhu karena diduga diperas oknum jaksa.
Baca lebih lajut »
150 Pegawai Kejari Jakarta Utara ikut|em| Rapid Test|/em| |Republika OnlineUntuk menghindari berdesakan, rapid tes dilakukan
Baca lebih lajut »