Diduga Bunuh Diri, Pemuda Ini Menabrakan Dirinya ke Kereta |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Diduga Bunuh Diri, Pemuda Ini Menabrakan Dirinya ke Kereta |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 50 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 63%

Korban: tidak perlu dikubur, bakar saja. I'm fine, thank you. Sorry ya, terima kasih

Korban: tidak perlu dikubur, bakar saja. I'm fine, thank you. Sorry ya, terima kasih REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang pria bernama William Tanton ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada rel kereta api di depan Musem Ahmad Yani, Jalan Latuharharo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa . Diduga korban melakukan aksi bunuh diri dengan cara menabrakan tubuhnya ke kereta api jurusan Manggarai-Tanah Abang.

"Setelah ada kereta api lewat arah dari Stasiun Manggarai ke Stasiun Tanah Abang, korban melakukan aksi tengkurap, seperti orang bunuh diri di rel kereta api," kata Gozali dalam keterangan tertulisnya, Jumat . Dia mengungkapkan, pria berusia 19 tahun itu pun meninggal di lokasi kejadian dengan kondisi cukup mengenaskan, yakni kepala terpisah dari tubuhnya. Kepolisian pun segera melakukan olah tempat kejadian perkara .

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, jelas Gozali, pihaknya menemukan sebuah amplop yang berisikan tulisan wasiat korban bagi orang yang menemukan jasadnya."Dari korban didapatkan satu buah amplop putih bertuliskan, 'Tidak perlu dikubur, bakar saja. I'm fine, thank you. Sorry ya, terima kasih,'" jelas Gozali menirukan isi pesan yang dibuat korban.

Lebih lanjut Gozali menuturkan, polisi telah membawa korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan autopsi. Kepolisian pun masih menyelidiki peristiwa tersebut.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Kasus dugaan suap Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki diduga 'tidak beraksi' seorang diri - BBC News IndonesiaKasus dugaan suap Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki diduga 'tidak beraksi' seorang diri - BBC News IndonesiaSejumlah pihak meyakini kasus dugaan suap Djoko Tjandra tidak hanya melibatkan seorang jaksa semata, namun kemungkinan besar melibatkan pula sejumlah pejabat teras di Kejaksaan Agung.
Baca lebih lajut »

Penjual Sate Bunuh Diri di Rel Kereta Api, Polisi: Hendak Dihalangi, Korban Nekat BerlariPenjual Sate Bunuh Diri di Rel Kereta Api, Polisi: Hendak Dihalangi, Korban Nekat BerlariSeorang penjual sate di Serang, Banten, nekat bunuh diri di pelintasan kereta api. Korban dilaporkan turun lalu segera berlari ke arah rel kereta.
Baca lebih lajut »

Bayi Malang yang Diduga Akan Dijual di Tasikmalaya WafatBayi Malang yang Diduga Akan Dijual di Tasikmalaya WafatBayi laki-laki yang diduga akan diperdagangkan di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya wafat, Rabu (12/8/2020). Bayi itu meninggal karena mengalami gangguan kesehatan. Tasikmalaya Bayi
Baca lebih lajut »

Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap Rp7 MiliarJaksa Pinangki Diduga Terima Suap Rp7 MiliarAtas perbuatan tersebut Jaksa Pinangki terancam hukuman penjara paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun. Dia juga dapat dikenakan pidana denda maksimal Rp250 juta.
Baca lebih lajut »

Viral, Video Pria Diduga Alami Gangguan Jiwa Dipaksa Keluar Pesawat, Tubuhnya Terlempar dari Kabin - Tribunnews.comViral, Video Pria Diduga Alami Gangguan Jiwa Dipaksa Keluar Pesawat, Tubuhnya Terlempar dari Kabin - Tribunnews.comViral beredar sebuah video yang memperlihatkan petugas bandara membawa keluarga seorang pria dari dalam pesawat Citilink.
Baca lebih lajut »

Kasat Reskrim Diduga Lecehkan Polwan, Ini Sikap Mabes Polri |Republika OnlineKasat Reskrim Diduga Lecehkan Polwan, Ini Sikap Mabes Polri |Republika OnlineKasat reskrim dinilai mengeluarkan kata-kata tidak pantas sehingga dilaporkan Polwan.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-03-29 03:46:07