Dewan Pers mengemukakan soal kemunduran kemerdekaan pers di Tanah Air.
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pers periode 2022-2023, Ninik Rahayu, dalam jumpa pers Dewan Pers yang disiarkan melalui Youtube, Selasa .Ninik menyampaikan kemunduran kemerdekaan pers perlu dilihat sebagai persoalan strategi, bukan hanya praktis. Menurut dia, kemunduran itu dapat dilihat dari adanya kebijakan yang berpotensi mempersempit ruang informasi yang berdampak pada kerja jurnalistik.
teman-teman media yang bekerja profesional, wartawan yang bekerja dengan kredibilitas dan integritas yang tinggi. Selain itu kerja bersama masyarakat yang memiliki kemampuan dan keberanian untuk menyampaikan, mengadukan peristiwa, dan pemerintah yang lebih terbuka, tidak menghalang-halangi berbagai informasi yang diperlukan jurnalis, juga aparat penegak hukum yang memahami perkara yang dihadapi insan pers,” ucap Ninik.untuk mengisi sisa masa periode keanggotaan 2022-2025.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kemerdekaan Pers Stagnan, Dewan Pers: Belum Ada Perlindungan Insan PersDewan Pers menggelar jumpa pers mengenai kemerdekaan pers.
Baca lebih lajut »
Terpilih Jadi Ketua Dewan Pers Menggantikan Azyumardi Azra, Inilah Profil Ninik RahayuSebelum di Dewan Pers, Ninik Rahayu pernah menduduki sejumlah jabatan. Di antaranya sebagai Komisioner Komnas Perempuan dan anggota Ombudsman RI.
Baca lebih lajut »
Persipura Pertanyakan Keputusan Hentikan Liga 2, Sebut-sebut RegulasiPersipura Jayapura menjadi salah satu tim yang mempertanyakan dihentikannya Liga 2 2022, apalagi jika merujuk ke regulasi!
Baca lebih lajut »
Kuasa hukum sebut tak ada bukti kesepakatan terkait kasus kartel migorTim kuasa hukum lima pihak terlapor dari Grup Wilmar dalam perkara dugaan kartel minyak goreng (migor) mengatakan, selama persidangan berlangsung, tidak ada ...
Baca lebih lajut »
Kades Sebut Ada 3 Pulau Baru yang Muncul Usai Gempa M 7,5 di TanimbarIa mengatakan ukuran ketiga pulau baru tersebut bervariasi.
Baca lebih lajut »