Detak Jantung Normal Ketika Istirahat: 100 Detak per Menit Dianggap tak Ideal |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Detak Jantung Normal Ketika Istirahat: 100 Detak per Menit Dianggap tak Ideal |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 45 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 63%

Detak jantung terlalu rendah atau tinggi dapat mengindikasikan masalah jantung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anda mungkin sudah familier dengan menghitung berat badan, tekanan darah, kadar kolesterol, glukosa darah, bahkan mungkin lingkar pinggang. Namun ada satu lagi yang bisa ditambahkan ke daftar tersebut yaitu menghitung detak jantung.

“Itu berarti otot jantung Anda dalam kondisi yang lebih baik, sehingga tidak harus bekerja keras untuk berdetak secara teratur,” kata ahli jantung, Direktur Medis Atria NYC, serta profesor rekanan klinis kedokteran di NYU Grossman School of Medicine, Nieca Goldberg. Di sisi lain, jika orang itu atletis dan memiliki kondisi tubuh yang sangat baik, seharusnya tidak ada alarm yang berbunyi jika detak jantung istirahat hanya 45 bpm.

Hal ini juga dapat terjadi jika orang mengembangkan hipotiroidisme, suatu kondisi di mana tubuh memproduksi terlalu sedikit hormon tiroid atau mengonsumsi obat tekanan darah tertentu seperti beta-blocker dan calcium channel blocker. LaMonte bahkan melihat ini pada orang-orang yang memiliki jantung yang sangat sehat. Jika detak jantung terlalu lambat atau terlalu cepat, dokter baisanya akan melakukan lebih banyak tes untuk memeriksanya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Pentingnya Wanita Menjaga Massa Otot Demi Kesehatan JantungPentingnya Wanita Menjaga Massa Otot Demi Kesehatan JantungMenurut penelitian massa otot dapat menjadi salah satu cara membantu meningkatkan kesehatan jantung
Baca lebih lajut »

Kabar Baik, Ahli Temukan Gen Penyebab Penyakit Jantung KoronerKabar Baik, Ahli Temukan Gen Penyebab Penyakit Jantung KoronerTim peneliti dari University of Virginia (UVA) AS berhasil mengidentifikasi gen yang menjadi faktor penyebab penyakit jantung koroner.
Baca lebih lajut »

Kasus Diabetes Anak Meningkat 70 Kali Lipat, Menkes: Kalau Tak Ditangani, Bisa Stroke dan Sakit JantungKasus Diabetes Anak Meningkat 70 Kali Lipat, Menkes: Kalau Tak Ditangani, Bisa Stroke dan Sakit JantungBudi menyebut, diabetes merupakan ibu dari segala penyakit (mother of all diseases) karena bisa memicu penyakit kronis lainnya.
Baca lebih lajut »

Tingkatkan Kompetensi, dr. Wirya A Graha Raih Gelar Konsultan Bedah Jantung DewasaTingkatkan Kompetensi, dr. Wirya A Graha Raih Gelar Konsultan Bedah Jantung DewasaProgram pendidikan Sub Spesialis bedah jantung dewasa merupakan suatu program ilmiah terstruktur di bidang studi subspesialis dengan peminatan bedah jantung dewasa.
Baca lebih lajut »

Mengenal Tangier, Kelainan pada Tubuh yang Dapat Tingkatkan Risiko Penyakit JantungMengenal Tangier, Kelainan pada Tubuh yang Dapat Tingkatkan Risiko Penyakit JantungPenyakit tangier ditandai dengan berkurangnya kadar high-density lipoprotein (HDL) dalam darah secara signifikan.
Baca lebih lajut »

8 Buah Penurun Kolesterol, Bantu Cegah Penyakit Jantung hingga Stroke8 Buah Penurun Kolesterol, Bantu Cegah Penyakit Jantung hingga StrokeKolesterol tinggi yang tidak segera ditangani bisa menimbulkan komplikasi fatal. Untuk mencegahnya, konsumsi buah penurun kolesterol berikut ini.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 00:13:23