Mengenal Tangier, Kelainan pada Tubuh yang Dapat Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung TempoGaya
TEMPO.CO, Jakarta - Penyakit tangier merupakan kelainan genetik yang ditandai dengan berkurangnya kadar high-density lipoprotein dalam darah secara signifikan.HDL sering disebut sebagai kolesterol baik karena kadar zat tersebut yang tinggi mengurangi kemungkinan berkembangnya penyakit kardiovaskular. Hal ini membuat orang dengan penyakit tangier memiliki risiko penyakit kardiovaskular yang cukup tinggi.Tangier merupakan penyakit yang amat langka.
Mutasi pada gen ABCA1 mencegah pelepasan kolesterol dan fosfolipid dari sel. Akibatnya, zat-zat ini menumpuk di dalam sel dan menyebabkan jaringan tubuh tertentu membesar dan amandel memperoleh warna oranye kekuningan.Penumpukan kolesterol dapat menjadi racun bagi sel dan menyebabkan gangguan fungsi sel atau kematian sel.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mengenal Psoriasis, Kelainan pada Kulit Akibat PenebalanPsoriasis mempengaruhi jutaan orang. Lebih dari 3 persen populasi AS menderita psoriasis.
Baca lebih lajut »
Mengenal Penyakit Virus Kuning Tanaman Cabai, Disebabkan Kutu PutihHingga saat ini belum ditemukan varietas cabai yang tahan terhadap penyakit ini.
Baca lebih lajut »
Kenali Jenis-jenis Psoriasis, Kelainan pada Kulit yang Sebabkan RuamTerdapat beberapa jenis psoriasis yang masing-masing memiliki tanda dan gejala yang bervariasi.
Baca lebih lajut »
Mengenal Teknologi Wolbachia, Cara Dinkes Bali Menangani DBD, CanggihMengenal teknologi wolbachia, teknik baru yang digunakan Dinas Kesehatan Bali untuk menangani Demam Berdarah, canggih
Baca lebih lajut »
Di Balik Wrexham: Bagaimana Rasanya Main Untuk Bintang Hollywood 🇺🇸 | Goal.com IndonesiaMengenal RyanReynolds & RobMcElhenney dalam film dokumenter - bagaimana kehidupan di Racecourse Ground!
Baca lebih lajut »
Mengenal Gautam Adani, Taipan Asia yang 'Boncos' Rp 1.600 TMengenal sosok Gautam Adani yang kekayaannya terjung bebas hingga US$ 107 miliar.
Baca lebih lajut »