BPJS Ketenagakerjaan masih melakukan pendataan rekening pekerja penerima subsidi upah Rp 600.000. Data awal, ada 15,7 juta pekerja.
Mereka yang terdata adalah pekerja yang aktif sebagai peserta"Sekarang Alhamdulillah teman-teman pekerja kita yang menjadi peserta BPJS datanya sudah 12 juta nomor rekening sudah masuk," kata Ida.
Rencananya, data-data ini nantinya akan disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 25 Agustus 2020.Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah, Minggu malam, Deputi Direktur Humas dan Antarlembaga BPJS Ketenagakerjaan Irvansyah Utoh Banja membenarkan jumlah rekening yang sejauh ini telah terkumpul ada di kisaran 12 juta.
Namun, jika mengacu pada data awal yang dimiliki oleh BPJS Ketenagakerjaan, ada sekitar 15,7 juta pekerja calon penerima"Proses pengumpulan nomor rekening oleh BPJAMSOSTEK masih berjalan. Berdasarkan data awal BPJAMSOSTEK, sebanyak 15,7 juta calon penerima BSU," kata Utoh. Nomor-nomor rekening itu merupakan milik pekerja yang sesuai dengan kriteria yang diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 14 Tahun 2020.Misalnya, WNI yang memiliki NIK, aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan pada Juni 2020, gaji tercatat di bawah Rp 5 juta, dan memiliki rekening bank.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ekonom Cina Sebut Amerika Bisa Sita Surat Utang Rp 15 Ribu TriliunEkonom Cina mengatakan pemerintah Amerika bisa menyita aset berupa surat utang milik negaranya jika terjadi eskalasi konflik.
Baca lebih lajut »
Uang Rp 15 Trilun Tak Jamin Trofi Liga Champions, Guardiola Jadi BuktiSelama empat musim menangani Man City, Guardiola gagal memberi gelar juara Liga Champions meski sudah menghabiskan Rp 15 triliun untuk belanja pemain.
Baca lebih lajut »