Danpuspom TNI mengklaim tak ada prajurit yang melanggar aturan saat tugas pengamanan konflik di Rempang, Batam.
Dia mengatakan prajurit TNI masih akan tetap membantu pengamanan di Rempang hingga 28 September mendatang. Badan Pengusahaan meminta pendampingan hingga selesai.Diberitakan, bentrok di Rempang terjadi pada awal September ini. Peristiwa bertalian dengan rencana pemerintah untuk merelokasi ribuan warga karena akan ada pembangunan kawasan Rempang Eco-city.
Proyek yang dikerjakan oleh PT Makmur Elok Graha itu akan menggunakan lahan seluas 7.572 hektare atau sekitar 45,89 persen dari total luasan Pulau Rempang.Ribuan warga yang menolak relokasi, gigih mempertahankan tempat tinggalnya, meski aparat TNI-Polri telah dikerahkan. Bentrok pecah pada 7 dan 11 September 2023. Puluhan orang yang menolak relokasi ditangkap dengan dituduh provokator.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Danpuspom TNI: Tidak Ada Prajurit yang Terlibat Bentrok di Pulau RempangPolisi Militer tiga Matra TNI masih memantau langsung di lokasi bentrok antar warga dengan aparat kepolisian di Pulau Rempang
Baca lebih lajut »
Panglima TNI Minta Prajuritnya Piting Pulau Rempang, Mabes TNI Buka SuaraMabes TNI buka suara atas pernyataan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono yang memberikan perintah kepada prajuritnya untuk memiting masyarakat di Pulau Rempang
Baca lebih lajut »
Rempang Harus Kosong 28 September, Bahlil Beberkan Fasilitas yang Diterima 700 Warga TerdampakMasyarakat Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) yang terdampak pembangunan Rempang Eco-city akan direlokasi.
Baca lebih lajut »
China Investasi US$11,5 M, Apa Untung Buat Warga Rempang?Pemerintah akan terus mendorong realisasi investasi di Pulau Rempang, melalui pembangunan Rempang Eco Park.
Baca lebih lajut »
Pascaricuh Pembebasan Lahan, LPSK: Hak Masyarakat Rempang Harus DijaminSolidaritas Nasional untuk Rempang menemukan delapan temuan terkait dampak kekerasan di Rempang pada 7 September.
Baca lebih lajut »