Warga China ramai-ramai mendownload aplikasi baru buatan Baidu.
Foto: Pengunjung menyaksikan robot mirip manusia dan wajah robot yang meniru ekspresi manusia selama Konferensi Robot Dunia tahunan di Pusat Pameran dan Konvensi Internasional Etrong di pinggiran Beijing, Kamis, 17 Agustus 2023. - Warga China ramai-ramai mendownload Ernie, aplikasi chatbot AI buatan Baidu yang serupa dengan dengan ChatGPT.
Ernie berhasil menjadi aplikasi yang paling banyak di-download di App Store di China, kurang dari 24 jam dari peluncurannya., menandai pemerintah China mulai membuka diri terhadap teknologi kecerdasan buatan .Baidu sebetulnya telah memperkenalkan Ernie sejak 16 Maret 2023. Namun, hingga kemarin, akses ke ChatGPT dibatasi hanya untuk mitra dan sebagian kecil dari sekitar 1,2 juta warga yang antre untuk mencoba.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ramai-ramai Pelototi Laporan Keuangan Raksasa Property China Country GardenSeberapa besar tekanan terhadap kekurangan cadangan dana Country Garden Holdings akan menjadi fokus berbagai pihak besok.
Baca lebih lajut »
China, Jerman & Prancis Ramai-Ramai Kerek Harga Batu BaraHarga batu bara kembali berada di zona hijau
Baca lebih lajut »
5 Merek Motor Listrik Buatan China Ramai-ramai Jajal Pasar RIMotor-motor listrik buatan China agresif masuk pasar Indonesia, ini mereknya.
Baca lebih lajut »
Gegara Fukushima, Warga China Beramai-ramai Menghukum JepangWarga China mengekspresikan penolakan mereka terhadap kebijakan pemerintah Jepang membuang limbah Fukushima ke lautan. Begini caranya
Baca lebih lajut »
Bank Ramai-ramai Guyur Kredit ke Perusahaan LeasingNilai kredit sindikasi yang diberikan untuk perusahaan leasing ini mencapai Rp 450 miliar.
Baca lebih lajut »
Sepi Pembeli, Pedagang Ramai-ramai Tinggalkan Pasar Puan Ramah TanjungpinangPara pedagang mulai meninggalkan Pasar Relokasi Puan Ramah, yang terletak di Jalan Kijang Lama, kilometer 7 Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri. Dari 200 lebih pedagang
Baca lebih lajut »